Mimpi Jakarta Wujudkan Orchard Road Tidak Akan Jadi Kenyataan

Mimpi Jakarta Wujudkan Orchard Road Tidak Akan Jadi Kenyataan

HarianDepok.com – Properti , Obsesi dari Jakarta merubah kawasan koridor satrio, kuningan, Jakarta selatan sebagai kawasan khusus wisata dan belanja yang akan disebut sebagai satrio internasional Tourism dan shopping belt yang mirip dengan orchard road Singapore dianggap hanya sebuah mimpi belaka. Mimpi tersebut juga tidak akan terwujud selamanya jika kondisi perkotaan di sekitar daerah satrio secara umum masih belum mendukung. Walaupun saat ini pemerintah DKI Jakarta tengah membangun dan memperbaiki jalan di pendestrian di kawasan satrio tersebut.

Tanto Kurniawan selaku komisaris Hanson Land group menyatakan pendapatnya mengenai pembangunan koridor khusus yang dimulai oleh maestro property di Indonesia ciputra pada hari tanu, (3/12/2014). “Orchard road versi Jakarta Cuma mimpi belaka. Dan mimpi tersebut tidak akan terwujud selamanya jika kondisi Jakarta belum ada perbaikan sama sekali. Terlebih di daerah koridor satrio yang sangat semrawut sekali. Pusat khusus wisata dan belanja tersebut mempunyai persyaratan yang harus dipenuhi dan Jakarta saat ini masih jauh dari persyaratan tersebut” ungkap Tanto.

Dia menambahkan pusat khusus wisata dan belanja harus sudah didukung oleh kondisi infrastruktur yang memadai. Selain itu juga jalan pindestrian yang yang lebar dan juga rindang oleh pepohonan sehingga para pejalan kaki merasa nyaman ketika berjalan diatasnya. “selain itu tempatnya juga harus mudah diakses dengan moda transportasi yang sudah dikembangkan secara intregritas. Terutama untuk moda transportasi public dengan beban angkutan masal. Koridor satrio itu harus membuat orang nyaman karena memang bertujuan sebagai tempat wisata dan juga pusat belanja. Jadi Jakarta harus mempunyai objek wisata yang menarik untuk dinikmati dan juga untuk dilihat. Sekarang yang ada apa? Cuma kemacetan dan kesemrawutan” tegas tanto.

Saat ini, orang-orang di Jakarta yang mempunyai uang lebih memilih untuk belanja di Singapore atau paris sekalian bagi mereka yang mempunyai legalitas dengan berbagai merek yang ternama. Selain juga sudah mempunyai orcard road yang asli, selain itu di Singapore barang-barang yang dijual juga lebih murah dibandingkan dengan yang ada di Jakarta. “Nah dengan kondisi yang seperti ini, bagaimana mungkin Jakarta bisa menarik orang asing jika orang-orang Jakarta saja lebih memilih belanja di Singapore di bandingkan di Jakarta sendiri. Belum lagi masalah tax refund dan value added tax-nya. Jakarta belum mempunyai infrastruktur mengenai hal tersebut” ungkap tantoo.

[IrmaWulandari/HD]

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer