Menteri Yohana Lebih Baik Pake Daycare Dari Pada Potong Jam Kerja

Menteri Yohana Lebih Baik Pake Daycare Dari Pada Potong Jam Kerja

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Wakil presiden jusuf kalla sudah mengusulkan untuk melakukan pemotongan jam kerja bagi para pegawai perempuan. Pro dan kontra mengenai masalah ini semakin bermunculan, demikian pula dengan alternative usulan dari berbagai pihak. Terlebih lagi alasan yang melatarbelakangi keputusan dari jusuf kalla ini adalah supaya para perempuan mempunyai waktu yang lebih banyak untuk mendidik anak-anaknya.

“Ya menurut saya kalau masalah anak-anak itu merupakan tanggung jawab dari perempuan dan laki-laki,. Itukan nantinya ada jalan keluarnya yaitu dengan menggunakan day care, penitipan untuk bayi sekarang sudah ada dimana-mana, itu juga bisa dijadikan alternative” ungkap Yohana yambise selaku menteri pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang berada di istana Negara pada hari rabu (3/12/2014). Wacana pemotongan jam kerja bagi pegawai wanita sangat driskriminatif dan menempatkan perempuan di posisi yang lemah di tempat kerjanya.

Oleh karena itu, wacana tersebut menimbulkan pro dan kontra di masyarakat” diluar negeri solusinya adalah dengan daycare center, penitipan bayi. Ya buat seperti itu saja” tuturnya. Usul jusuf kalla mengenai soal pemotongan jam kerja bagi karyawan perempuan sebelumnya diungkapkan oleh ketua persatuan umat islam (PUI) nurhasan zaidi di kantor wakil presiden Jakarta pada hari selasa (25/11/2014) seusai mereka berdua melakukan pertemuan.

“wanita yang aktif sebagai pegawai negeri atau swasta itu porsinya harus di kurangi karena intinya wanita punya kewajiban untuk menyiapkan masa depan anak-anak bangsa” ungkap Nurhasan mengulang perkataan jusuf kalla. “Untuk masalah waktu, beliau (wapres) ingin mengurangi dua jam dalam sehari untuk pegawai wanita” imbuhnya. Usulan itu muncul karena kekhawatiran jusuf kalla terhadap generasi mendatang masa depan Indonesia.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok