Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Pecahkan Rekor Peringatan Hari AIDS

Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Pecahkan Rekor Peringatan Hari AIDS

HarianDepok.com – Berita – Nasional, Peringatan Hari AIDS yang dijatuh pada setiap tanggal 1 Desember membuat sejumlah aktivis di beberapa daerah saling berlomba dalam ikut mengkampanyekan tentang bahaya HIV/ AIDS serta hidup sehat.

Dari mulai poster, pesan singkat, bahkan teatrikal untuk menyampaikan tentang bahaya HIV / AIDS, pencegahan maupun penularannya. Namun ada yang sangat berbeda yang dilakukan oleh Muhammadiyah Medical Student Activities (MMSA) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Civitas Universitas Muhammadiyah Yogyakarta membuat pita simbol AIDS berukuran raksasa yang merupakan gabungan pita-pita kecil.

Ketua Pelaksana M Prakasa Wicaksono mengungkapkan, bahwa pita simbol HIV / AIDS dibentuk dengan puluhan ribu pita kecil yang disusun oleh civitas academica UMY yang datang di sekitar lokasi untuk memperingati hari AIDS. Hal itu selain sangat menarik perhatian juga diapresiasi oleh Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai Rekor Pita AIDS terbesar yang pernah ada di Indonesia. MURI mencatat Pita AIDS yang dibuat berukuran 3×5 meter dan merupakan susunan dari 11.214 pita AIDS kecil. Jumlah Pita kecil 11.214 adalah ciri bahwa Pita AIDS ini dibuat tanggal 1 bulan 12 tahun 2014 (1 Desember 2014) sebagai bentuk kampanye memperingati hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember.

Meskipun telah diakui oleh MURI sebagai Pita AIDS yang terbesar yang pernah ada di Indonesia, sertifikat pemecahan rekor tersebut akan diberikan secara resmi oleh MURI pada 26 Desember mendatang bertepatan dengan ulang tahun MMSA UMY.

Menurut Wicaksono, selain menyusun pita, mahasiswa yang berada di sekitar lokasi pita HIV/AIDS raksasa tersebut mendapatkan penjelasan tentang HIV / AIDS, mulai dari penyebab, penularan dan pencegahan salah satu penyakit paling mematikan di dunia itu.

Selain itu, Wicaksono juga mengungkapkan bahwa cara terbaik agar terhindar dari AIDS adalah dari kesadaran tiap orang akan bahayanya. Ia juga menerangkan bahwa di Pulau Jawa sudah mencapai angka 12 ribu orang yang terinfeksi HIV / AIDS.

“Bergaul tidak masalah. Ini juga untuk mempromosikan gaya hidup dan pergaulan yang sehat. Kami belum bisa untuk menyembuhkan penyakit karena masih mahasiswa, sehingga kami saat ini hanya bisa menumbuhkan kesadaran,” ujar Wicaksono.

Sebelumnya, selain memecahkan rekor Pita AIDS ini, MMSA UMY juga telah melakukan pemecahan rekor MURI dengan mengenalkan autisme melalui penataan kubus bergambar pita autisme dari 22 ribu puzzle pada Agustus 2013.

“Dengan cara penyampaian yang menarik dan kreatif, orang akan lebih cepat respon tentang apa yang ingin kita sampaikan,” imbuhnya.

bisa untuk menyembuhkan penyakit karena masih mahasiswa, sehingga kami saat ini hanya bisa menumbuhkan kesadaran,” ujar Wicaksono.

 

Sebelumnya, selain memecahkan rekor Pita AIDS ini, MMSA UMY juga telah melakukan pemecahan rekor MURI dengan mengenalkan autisme melalui penataan kubus bergambar pita autisme dari 22 ribu puzzle pada Agustus 2013.

 

“Dengan cara penyampaian yang menarik dan kreatif, orang akan lebih cepat respon tentang apa yang ingin kita sampaikan,” imbuhnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: