Pasca Kenaikan BBM KRL Menjadi Primadona Warga

Pasca Kenaikan BBM KRL Menjadi Primadona Warga

HarianDepok.com – Berita , Setelah kenaikan harga bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi, banyak warga kota depok yang menggunakan motor beralih menggunakan transportasi umum seperti kereta api listrik (KRL). Menurut kasta (31) seorang pekerja perusahaan swasta di jakarta memilih parkir di penitipan motor milik warga dibandingkan parkir di parkiran motor resmi milik stasiun kereta. Hal ini dikarenakan harga penitipan motor milik warga lebih terjangkau dibandingkan dengan harga penitipan motor milik stasiun kereta.

“Kalau di stasiun hitungan parkir perjamnya akan di hitung lagi, kalau parkir disini si aman.” Ungkap yudis di stasiun depok pada hari selasa (25/11/2014). Selain karena harga yang lebih terjangkau jika parkir di parkiran warga, parkiran di dalam stasiun kereta juga tidak teduh seperti di tempat penitipan milik warga sekitar. Yudis biasa menitipkan motornya di penitipan motor mas kus yang berada tepat di belakang stasiun kota depok.

Hal yang serupa juga diungkapkan oleh murel (22) salah satu seorang warga beji yang sedang berangkat kerja menuju Thamrin. Murel mencoba untuk menaik kereta api listrik (KRL) selain untuk lebih menghemat bbm, juga dapat tidur sebentar ketika berada di dalam kereta. Selain itu juga untuk mengurangi pengeluaran yang berlebihan dan juga lebih aman ketika ketika menggunakan kereta dibandingkan dengan menggunakan sepeda motor. Sekarang ini banyak orang yang masih ragu untuk menggunakan kereta karena menganggap kereta tidak efektif dan lebih mahal. Akan tetapi itu adalah anggapan yang salah karena kereta adalah alat transportasi yang sangat efektif dan  cukup murah.

Awalnya, dia sempat berpikir kalau menggunakan kereta api akan ribet. Kemudian dia mengikuti saran dari ibu dan kakak iparnya yang lebih dahulu menggunakan kereta api listrik (KRL). “Sampai saat ini gaji karyawan belum naik, sedangkan pengeluaran semakin naik juga. Untuk sehari motor butuh Rp 25.000 sampai Rp 30.000. Tetapi kalau naik kereta api Cuma ngeluarin Rp. 4500 ditambah sama busway Rp 7000 pulang pergi” ungkapnya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)