2 Tahun Terakhir Menjadi CEO Blackbery, Kebanggaan Tersendiri Untuk Thorsten Heins

2 Tahun Terakhir Menjadi CEO Blackbery Kebanggaan Tersendiri Untuk Thorsten Heins

HarianDepok.com – Tekno , Pada Sabtu 22 November 2014, Thorsten Heins yang telah mengundurkan diri dan resign dari jabatannya sebagai CEO BlackBerry pada November 2013 melakukan wawancara dengan Cnet. Dalam wawancaranya tersebut, Thorsten heins mengungkapkan kebanggaan dirinya dalam dua tahun terakhir menjabat CEO BlackBerry. Itulah alasan Heins diirinya tidak merasa menyesali keputusan yang telah ia buat selama memimpin Blackbery. Terlebih, Heins lebih berbangga hati dalam mengungkapkan beberapa pencapaian saat memimpin perusahaan Kanada tersebut. Mantan Bos BlackBerry tersebut lebih banyak mengungkapkan kebanggaan hati serta pencapaiannya dibandingkan penyesalannya saat wawancara terhadap Cnet tersebut.

Setelah memimpin BlackBerry 7 tahun lamanya, kebanggaan muncul saat 2 tahun terakhir kepemimpinannya. “7 tahun bersama BlackBerry merupakan masa-masa membanggakan bagi saya. Selama BlackBerry saya mengalami waktu yang fantastis, dimana 2 tahun terakhir menjadi waktu membanggakan bagi karier hidup saya” ujar Heins.  Selama 7 tahun tersebut heins menjabat menjadi CEO yang bertugas pada masalah berat. Masalah dan tugas tersebut adalah berupaya menstabilkan perusahaan baik pada sector finansial, strategi perusahaan, funding, dan operasi.

Heins tidak hanya mengemban tugas tersebut, karena Heins juga harus melakukan renovasi menciptakan sisitem operasi Blackberry 10 (BB 10). Heins berinovasi dalam menghadirkan layanan BalckBerry Messegger (BBM) ke lintas platform. Selain itu ia juga harus memperkenalkan Enterprise Server (BES) 10 ke Pasar dunia. Heins juga menjelaskan lebih lanjut, selama menjabat sebagai CEO ia harus melakukan strukturisasi ulang terhadap perusahaan. Dirinya juga berupaya dalam mempertahankan agar orang-orang tetap bersedia menjalankan program besar dengan tekanan yang tinggi. Semua itu dilakukan Heins dikarenakan fokus dirinya adalah membawa Blackberry di pasar konsumen. Heins juga menggandeng Alicia keys sebagai Creative Director Blackberry yang tentunya menjadi daya tarik sendiri bagi para konsumen.

Dengan terpilihnya CEO BlackBerry pengganti Heins, John Chen, Heins juga mengomentari posistif terhadap CEO baru tersebut. Hiens mengungkapkan jika John Chen merupakan pemimpin sekaligus manajer yang lebih berfokus terhadap pasar korporasi dan enterprise. Selain itu John Chen yang dinilai Heins sebagai orang berbajat diharapkan mampu mengembangkan strategi berdasa. Tidak hanya itu John Chen juga harus melakukan perombakan besar dan berkerja lebih giat lagi

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: