4 Perumahan Di Sekitar Kali Laya Masih Terancam Banjir

4 Perumahan Di Sekitar Kali Laya Masih Terancam Banjir

HarianDepok.com – Berita – Cimanggis , Musim hujan tiba bisa menjadi berkah bagi sebagian orang, namun juga bisa memicu munculnya petaka bagi sebagian orang, terlebih bagi mereka yang tinggal dibantaran sungai atau daerah yang secara penataan memang rawan banjir.

Seperti warga yang tinggal di perumahan sekitar Kali Laya, Cimanggis Depok. Kali Laya yang merupakan luapan dari Situ Pengarengan yang terletak disamping jalan Juanda Depok.

Setiap musim hujan tiba, warga Perumahan Bukit Cengkeh I dan II, Cimanggis Country dan Taman Duta bersiap-siap untuk menerima banjir yang merupakan luapan dari Kali Laya.

Menurut penuturan Arifin Laisa yang merupakan Ketua RW 16 Kelurahan Tugu, beberapa RT di Perumahan Bukit Cengkeh II dilanda banjir pada pekan lalu. “ Itu belum ada apa-apanya karena hujan belum merata“ seloroh Arifin ditempat tinggalnya, Bukit Cengkeh II, Depok pada Senin (24/11).

Mengingat  hujan yang turun pada kali ini barulah permulaan dan masih akan menunggu datangnya puncak musim hujan. Berarti warga yang ditinggal diempat perumahan tersebut harus bersiap lebih lanjut menghadapi musim banjir yang akan menghampiri.

Ribuan kepala keluarga (KK) di empat perumahan yang terletak di sekitar Kali laya sudah terbiasa menghadapi banjir tahunan. Jumlah penduduk yang tinggal di perumahan sekitar Kali Laya memang sudah tergolong banyak. Warga RW 16 sudah mencapai 600 KK yang terletak di Perumahan Bukit Cengkeh II dan 40 KK di Cimanggis Country. Arifin Laisa menyampaikan “ seluruh area perumahan ini masih akan kebanjiran“. Biasanya banjir terparah terjadi di Perumahan Bukit Cengkeh II dengan ketinggian air bisa mencapai 2 meter. Hal ini disebabkan karena Kali jantung yang terletak ditengah perumahan meluap seiring dengan kenaikan debit air Kali Laya. Ketiga perumahan tersebut berada di bawah Kali laya, sehingga sangat rawan dengan terjadinya banjir. Arifin mengungkapkan “ kali jantung tak mampu menampung air limpahan kali laya“.

Banjir yang melanda perumahan  bisa bertambah parah dan berbahaya jika dibarengi dengan jebolnya Kali Laya. Hal ini pernah terjadi pada tahun 2005, 2009, 2012 dan awal 2014 ini. Dengan jebolnya Kali laya mengakibatkan limpahan air langsung menggenangi ratusan rumah warga.

Menurut Arifin, permasalahan banjir di areal perumahan tersebut tidak akan teratasi dengan baik sebelum ada perhatian khusus terhadap Kali Laya dan Kali Jantung. Jika air dai situ Pengarengan bisa dikurangi, maka Kali laya tidak akan meluap. Sedangkan air yang mengalir di Kali Jantung, sering terhambat dengan adanya pendangkalan Situ pendongkelan. “ Jadi air Kali jantung tertahan dan airnya meluap “ Imbuh Arifin.

Karena seringnya mengalami banjir tahunan, warga sudah melakukan antisipasi sejak dini, seperti yang dituturkan oleh Martin (47) salah satu warga perumahan Bukit Cengkeh II “ sudah biasa, kalau banjir tinggal amanin barang-barang“.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: