Presiden Minta Semua Gubernur Hemat Anggaran Hingga 30 Persen

Presiden Minta Semua Gubernur Hemat Anggaran  Hingga 30 Persen

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Senin, 24 November 2014 mengumpulkan seluruh Gubernur se-Indonesia untuk melakukan koordinasi agar program antara pemerintah pusat dengan daerah bisa disinkronkan. Dalam kesempatan tersebut, masing-masing Gubernur juga diberi kesempatan untuk menyampaikan program-program prioritas daerah masing-masing kepada Presiden. Selain itu juga ada pembahasan mengenai pentingnya koordinasi yang lebih maksimal guna menunjang program perekonomian yang lebih maksimal lagi.

Secara khusus Presiden menyampaikan arahan tentang pentingnya penghematan anggaran hingga 30 persen.

Sebagaimana disampaikan oleh Syahrul Yasin Limpo yang menjadi Ketua Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) saat berada di pertemuan “ masalah efisiensi, menyelesaikan fiscal pusat, kabupaten kita, agar presiden meng-guide kita agar efisiensi sampai 30 persen, ini penting“

Para Gubernur menyambut baik pertemuan tersebut dan berharap lebih lanjut agar presiden bisa memandu mereka dalam melakukan langkah efisiensi. Tentunya ini menjadi bagian dari proses penyehatan fiscal ditingkat pusat. Selama ini cenderung muncul bias antara gubernur dengan bupati dan wali kota tentang pensikapan mereka terhadap program pemerintah pusat.

Harapan ini disampaikan oleh Syahrul lebih lanjut “ bagaimana menangani dengan pusat sehingga tidak terjadi bias antara gubernur, bupati, dan wali kota bisa diselesaikan.

Koordinasi memang menjadi hal penting, agar program pemerintah daerah pada level gubernur kebawah bisa ada keterkaitan. Dimana selama ini Nampak mereka jalan sendiri-sendiri, bahkan muncul persaingan yang kurang sehat tentang pensikapan terhadap program pusat. Hal ini berdampak, pada laju perkembangan roda pemerintahan yang berat sebelah.

Pada kesempatan sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah menyampaikan komitmennya, bahwa dalam masa pemerintahannya akan dilakukan penghematan untuk kemudian dapat meningkatkan anggaran yang diperuntukkan bagi pembangunan.

Efisiensi dan penghematan anggaran menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat agar tidak terjadi pemborosan anggaran pada hal-hal yang kurang prioritas. Salah satu pos yang menjadi konsentrasi penghematan anggaran, yaitu biaya rapat-rapat dan perjalanan dinas.

Presiden Jokowi menyampaikan “ kira-kira bisa dipotong karena tidak efisien, seperti anggaran perjalanan dinas itu dan rapat-rapat yang sampai 41 triliun. Saya perintahkan potong untuk 25 triliun“

Jokowi menegaskan lebih lanjut bahwa biaya kebutuhan perjalanan dinas dan rapat tahun depan cukup dengan anggaran 22 triliun. Dengan pengalokasian anggaran 25 triliun sudah lebih dari cukup, tandas Presiden lebih lanjut.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: