Jalan Margonda Raya Kota Depok Semakin Macet Parah

Jalan Margonda Macet

HarianDepok.com – Berita – Beji , Jalan Margonda yang merupakan jantung utama kota Depok, kini kian semrawut yang berujung pada terjadinya kemacetan disepanjang jalan. Kemacetan jalan sepanjang 4.894 kilometer ini disinyalir karena tata kelola kota yang kurang pas dari pemerintah Kota Depok. Seolah tumpuan perekonomian kota hanya terpusat pada jalan ini. Disamping itu, tidak adanya kesadaran dari para pelaku usaha disepanjang jalan tersebut untuk membuat lahan parker, sehingga parker menumpuk di bahu jalan.

Pemicu lainnya, adalah karena tidak tersedianya transportasi masal, keberadaan jembatan penyeberangan orang (JPO) yang tidak pas, banyaknya bangunan yang perijinanya tidak mengindahkan dampak lalu lintas, pembangunan drainase yang kurang tepat. Ditambah lagi keberadaan angkutan kota yang banyak dan sering melakukan parker sembarangan.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polresta Depok Komisaris Sri Suhartatik atau yang akrab disapa Tatik pada Jum`at, 7 November 2014 lalu menuturkan “kemacetan di Jalan Margonda karena banyak kendaraan parkir di bahu jalan. Mereka yang parkir adalah konsumen para pelaku usaha disepanjang jalan Margonda, karena mereka tidak mempunyai lahan parkir memadai“.

Lebih lanjut Tatik mengungkapkan hasil survey anggotanya atas situasi ini “penyebab berikutnya menurut survey adalah penyeberang jalan yang tidak pada tempatnya. Untuk semua ini kita harus atasi satu persatu, jika tak mau kemacetan di Margonda makin parah“. “ Untuk mengatasi dua penyebab kemacetan dan ketersendatan lalu lintas di Jalan Margonda itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkot Depok juga dengan para pelaku usaha yang ada di Jalan margonda“.

Masalah lahan parkir memang menjadi permasalahan tersendiri di Jantung Kota Belimbing ini. Walikota Depok, Nur mahmudi Ismail pada Selasa, 9 September 2014 lalu di Balai Kota Depok menegaskan “ Margonda kita tak menyiapkan lahan parker. Itu kan Garis Sempadan Bangunan (GSB), setiap pelaku bisnis yang memiliki aktivitas di Margonda wajib punya lahan parker sendiri. Harus punya apapun kegiatan perdagangannya“.

Saat ini, Pemkot Depok sedang membangun lahan parker setinggi delapan lantai yang menghabiskan anggaran Rp 39,8 miliar yang pengerjaannya dilakukan oleh PT Waskita.  Lokasi parkir ini terletak disamping Masjid Balai Kota, tepatnya dibelakang ITC yang menjadi pusat perbelanjaan Depok dan langsung terhubung dengan jalan keluar dari Balaikota. Selain diperuntukkan, bagi lingkungan pemerintah Pemkot, Gedung ini juga diperuntukkan masyarakat umum yang berkepentingan di Jalan Margonda. Penyelesaian Gedung parker ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan kesemrawutan Jalan Margonda. Tentunya upaya lain juga harus dilakukan oleh Stakeholder Kota Depok, kalau tidak ingin kemacetan dan kesemrawutan menjadi pemandangan umum Kota Belimbing ini.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: