Serikat Buruh Depok Akan Menagih Janji Kepada Pemerinta Kota Depok

Serikat Buruh Depok

HarianDepok.com – Berita , Pasca diumumkannya secara resmi oleh Presiden Joko Widodo tentang kenaikan harga  Bahan bakar Minyak (BBM) terjadi gelombang penolakan yang begitu santer dari berbagai daerah dan lapisan masyarakat. Tentunya kebijakan ini ditanggapi paling keras oleh lapisan masyarakat bawah. Kekecewaan ini juga begitu kentara dirasakan para buruh di kota Depok. Para buruh bersepakat untuk menagih janji Pemerintah Kota Depok yang menyatakan akan berpihak kepada nasib para buruh.

Wido, selaku Ketua Serikat Buruh Indonesia kota Depok menyatakan, bahwa sebelum adanya penetapan harga kenaikan BBM, Pemerintah Kota Depok secara tegas akan senantiasa berpihak kepada para buruh

Sebagaimana diungkapkan Wido pada Kamis (20/11/2014) “ Walikota Kota Depok, Nur mahmudi pernah menyatakan bahwa dirinya berpihak kepada buruh. Hal inilah yang ditagih oleh para serikat buruh. Lebih lanjut Ia mengungkapkan “ keberpihakan Walikota harusnya bukan hanya wacana saja, tetapi harus menghasilkan aksi untuk mengentaskan nasib buruh“.

Wido mengungkapkan kekecewaannya kepada tindakan pemerintah yang dinilainya terlalu terburu-buru untuk menaikkan harga BBM disaat harga minyak dunia sedang turun.

“ Untuk mendorong keadilan bagi para buruh, pekan depan SPI akan melakukan aksi dengan skala nasional dan skala daerah untuk merespon kenaikan harga BBM“. Lebih lanjut, wido menegaskan “selain itu, dalam waktu dekat kami juga akan mendesak pemerintah kota untuk menelurkan solusi terbaik bagi para buruh“.

Dengan tegas wido menuntut peran serta Pemerintah Kota Depok untuk memikirkan dampak dari kenaikan BBM. Ia pun menuntut dinaikkannya tunjangan transportasi, mengingat transportasi merupakan hal yang krusial bagi mobilitas para buruh.

Seperti diketahui sebelumnya, bahwa Pemerintah Kota Depok melakukan rapat penetapan UMK pada Senin malam. Para peserta rapat penetapan mengaku tak mengetahui kalau Pemerintah Pusat telah menetapkan kenaikan harga BBM.

Wido menyesalkan dengan telah ditetapkannya kenaikan upah buruh oleh Pemerintah Kota Depok, karena hal itu tak berarti lagi, setelah pada pukul 21.00 Pemerintah menetapkan adanya kenaikan harga BBM.

Wido menutup pernyataannya dengan mengungkapkan “ saya jadi lemas kalau begini, percuma dinaikin kalau ternyata harga BBM naik.

Foto : Depok.Go.Id

[NandaRiskiawan/HD

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)