500 Naskah Bersejarah Indonesia Tersimpan di London

500 Naskah Bersejarah Indonesia Tersimpan di London

HarianDepok.com – Berita – Internasional, Tercatat ada 500 naskah bersejarah dari Indonesia yang tersimpan di British Library, London. Annabel The Gallop yang tidak lain adalah Kepala Kurator untuk Bahasa Indonesia dan Melayu di departemen Selatan dan Tenggara bagian Asia di British Library di London mengatakan, di perpustakaannya ada sekitar 250 naskah berasal dari Pulau Jawa dan jika ditotal ada sekitar 500 naskah dari Indonesia. British Library sudah mengoleksi hampir 150 juta koleksi dari seluruh dunia mulai dari buku, Koran hingga naskah kuno yang tinggi nilai sejarah.

Saat berkunjung ke Indonesia Annabel mengungkapkan Ada 500 naskah dari Indonesia termasuk yang penting dan ada 250 naskah dari Jawa. Termasuk naskah yang sangat kuno yaitu Hikayat Raja Pasai yang hanya ada dua di dunia. Ujarnya saat ditemui di Hotel Inna Garuda, Yogyakarta, pada Kamis sore (20/11/2014).

“Hikayat Raja Pasai yang tersimpan di British Library adalah yang tertua, sedangkan salinannya ada di Semarang,” ujar Annabel.

Selama ini pihak British Library telah melakukan konservasi dan preservasi untuk menjaga naskah kuno yang tersimpan disana. Annabel mengatakan bahwa perlu penanganan khusus terhadap naskah yang terhitung kuno dan bersejarah karena banyak naskah di perpustakaanya dalam kondisi kurang bagus karena telah lapuk dimakan usia.

“Tindakan konservasi adalah memperbaiki kerusakan naskah, yaitu seperti membuat salinannya. Sedangkan tindakan preservasi adalah menjaga bahan naskah agar selalu dala kondisi sebaik mungkin,” ujarnya membarikan penjelasan. Semakin tua usia naskah maka perawatannya semakin sulit karena bahan yang digunakan untuk menulis naskah dan sejarah tersebut terkadang sangat sensitive terhadap perubahan cuaca.

Selain melakukan perawatan berbagai koleksi yang ada di British Library, Annabel juga menyebutkan bahwa saat ini pihak perpustakaan sedang melakukan digitalisasi naskah kuno demi kepentingan penelitian. Namun upaya ini belum mendapatkan dukungan yang besar dari pihak kerajaan dan pemerintah. Dirinya juga meminta kepada beberapa Negara lain untuk bersama-sama melakukan digitalisasi terhadap buku dan naskah sejarah karena proses digitalisasi memerlukan biaya yang cukup besar.

Saat ini proses digitalisasi telah dilakukan kepada naskah kuno dari dari Indonesia khususnya dari Yogyakarta.

“Serat Dama Wulan sudah dapat dilihat di halaman situs resmi British Library, ada 400 halaman yang dapat dibaca secara online dengan kualitas gambar intensitas tinggi sehingga titik terkecilpun dapat terlihat. Fokus kami terhadap empat naskah Jawa yang sudah digitalkan. Kami berjanji memprioritaskan digitalisasi naskah dari Jawa khususnya dari Yogyakarta. Karena naskah Jawa di British menjadi karya penting,” pungkas Annabel.

[AndriIdaman/HD]

 

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)