Pengembang Sumut Hanya Mampu Bangun 6.000 Unit RST

 

Pengembang Sumut Hanya Mampu Bangun 6.000 Unit RSTHarianDepok.com – Properti , Pada tahun 2014 ini para pengembang yang berada di daerah sumatera utara hanya mampu merealisasikan pembangunan rumah sederhana tapak (RST) sebanyak 6000 unit saja. Jumlah ini meleset dari target sebelumnya yaitu sebanyak 10.000 unit. Hal tersebut disampaikan oleh Tomi Wistan selaku Wakil Ketua kadin sumatera utara bidang property dan infrastruktur pada hari kamis, 20 november 2014 kemarin.

Menurut Tomi, melesetnya target pembangunan tersebut dikarenakan adanya peraturan yang diubah-ubah sehingga membuat sebuah ketidakpastian di kalangan para pengembang. “ rencana bisnis dan realisasi pembangunan terhambat karena tidak adanya kata sepakat dari kementrian perumahan rakyat yang sekarang menjadi kementrian Pu dan Pera dan juga kementerian keuangan yang mengurusi masalah perpajakan” ungkap tomi.

Tomi juga menambahkan bahwa pengembang menunggu sebuah regulasi yang pasti dari kementrian PU dan PERA serta kementrian keuangan berupa permenpera dan permenku yang membahas mengenai pembiayaan, RST dan perpajakan. “Dukungan perpajakan juga belum maksimal, sehingga jumlah RST di sumatera utara selama tiga tahun ini tidak beranjak dari angka 6.000 unit. Tahun depan pun kami hanya mampu menargetkan pembangunan 5.000 sampai 6.000 unit saja.” Jelas Tomi.

Padahal saat ini kebutuhan RST di sumatera utara sangat tinggi. Tahun depan kebutuhannya bisa lebih dari 10.000 unit RST. Sementara itu secara umum, kebutuhan rumah di daerah sumatera utara bisa mencapai 60.000 sampai 70.000 unit per tahunnya. Meski kebutuhan tinggi tapi target pembangunannya rendah maka sulit untuk dicapai. Selain itu pertumbuhan ekonomi yang melambat dan sepertinya akan terus seperti itu sampai pertengahan tahun depan. :Kami sangat berharap semester dua tahun 2015 semua keadaannya sudah lebih baik dari sebelumnya” tutupnya.

[IrmaWulandari/HD]

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer