Samsung Akan Produksi Ponsel Layar Lipat

Samsung Akan Produksi Ponsel Layar Lipat

HarianDepok.com – Tekno – Ponsel , Bersiap-siaplah untuk menyambut sebuah inovasi baru dari perangkat mobile yang akan dikeluarkan oleh Samsung. Setelah beberapa waktu yang lalu Samsung mengenalkan ponsel dengan layar melengkung yang terdapat di Samsung galaxy Note 4 Edg. Samsung kini akan berencana untuk memperkenalkan smartphone dengan layar yang bisa dilipat. Dilansir oleh ZDnet pada hari Rabu, (18/11/14) mengatakan bahwa Samsung akan berencana untuk memproduksi layar fleksibel untuk smartphone yang bisa dilipat sampai setengahnya.

“Kami berencana untuk membuat kapasitas produksi 30.000 sampai 40.000 (layar fleksibel setiap bulannya) pada akhir tahun 2015 yang akan datang” ujar Lee Chang hoon selaku Vice President Of Businnes Strategi Team Samsung display dalam sebuah acara Samsung investor forum 2014 yang diadakan di new York. Saat ini tidak ada perusahaan lain yang memiliki kapasitas produksi sebanyak itu pada tahun 2016 yang akan datang.

“Tidak ada perusahaan lain kecuali Samsung yang mempunyai kapasitas produksi sebanyak itu pada tahun 2016 yang akan datang” ucap Lee. Dengan adanya teknologi layar lipat ini, dikatakan oleh Lee bahwa Samsung mampu membuat produk smartphone dengan layar fleksibel pada akhir tahun 2015 yang akan datang. Saat ini focus perusahaan Samsung adalah untuk mempersiapkan perangkat smarphone layar lipat yang sesuai dengan konsumen saat ini. Sambil menunggu untuk meningkatkan kemampuan produksi pabrik layar Samsung sampai 2016.

Samsung juga sedang berusaha untuk menurunkan ongkos produksi layar AMOLED yang digunakan dalam Samsung galaxy agar dapat bersaing dengan layar LCD yang lebih murah lainnya. Strategi smartphone layar lipat ini menjadi salah satu bagian dari Samsung untuk bisa bersaing di kelas smartphone premium. Mengingat saat ini bisnis smartphone dari korea selatan ini secara global pasarannya sedang menurun. Selain itu terdapat strategi lain yang digunakan oleh Samsung untuk kembali ke jalurnya yaitu dengan cara menurunkan harga smartphone kelas low end serta mengurangi jumlah smartphone yang mereka produksi setiap tahunnya antara 20 sampai 30 persen.

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten