Tiga Kartu Sakti Jokowi Bukan Solusi Terbaik Untuk Kenaikan BBM Subsidi

Tiga Kartu Sakti Jokowi Bukan Solusi Terbaik Untuk Kenaikan BBM Subsidi

HarianDepok.com – Berita , Kenaikan bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi yang dilakukan presiden joko widodo pada hari senin kemarin memang menuai banyak sekali kritikan di berbagai kalangan masyarakat. Salah satunya juga dilontarkan oleh bakal calon walikota depok, Ibrahim kadir Tuasama. Hal ini diungkapan beliau pada hari rabu, 19 november 2014 di ruang kerjanya. Dia mengatakan bahwa saat ini belum waktunya untuk menaikan harga bbm subsidi. Selain itu dengan adanya kenaikan bbm ini malahan tidak mengurangi kemiskinan di Indonesia tetapi akan membuat kemiskinan semakin menurun dan menuju keakar-akarnya. Ini yang menyebabkan bangsa Indonesia belum bisa mengentaskan masalah kemiskinan.

“Kenaikan bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi akan membuat kemiskinan semakin menurun drastis. Kebijakan ini sangatlah menyusahkan rakyat, dikarenakan banyak sekali para pelaku usaha kecil dan menengah ke bawah yang banyak menggunakan bbm harus menambah ongkos produksi mereka. Sedangkan daya beli dari masyarakat semakin menurun dan sedikit membatasi sebagai upaya untuk menghemat. Ini yang akan membuat tingkat kemiskinan semakin tinggi” ungkap Ibrahim.

Selain itu dia juga sangat keberatan dengan program pemerintah yang meluncurkan kartu Indonesia sehat (KIS), kartu Indonesia pintar (KIP), dan kartu keluarga sejahtera (KKS). Program ini merupakan sebuah program konpensasi yang hampir sama dengan periode sebelumnya yaitu bantuan tunai langsung yang berjalan tidak lancar dan juga tidak sesuai dengan sasaran.

“KIS, KIP dan KKS merupakan sebuah program kompensasi yang nantinya pasti akan menimbulkan masalah baru. Program ini bukan merupakan solusi terbaik untuk masyarakat malah akan menyusahkan masyarakat” ungkapnya. Menurut dia Solusi yang terbaik seharusnya dapat memberikan subsidi yang baik untuk angkutan umum. Selain itu kepada semua pemilik UMKM, supaya mereka juga tidak terbebani oleh kebijakan naiknya harga bbm ini. Seharusnya kebijakan ini harus direvisi kembali supaya tidak menyusahkan masyarakat.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)