Perbandingan Harga BBM Indonesia Dengan Negara ASEAN

Perbandingan Harga BBM Indonesia Dengan Negara ASEAN

HarianDepok.com – Bisnis , Pemerintah jokowi jk akhirnya menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada hari senin malam kemarin. Kenaikan tersebut sekitar Rp 2000 per liter dari yang semula harga bbm, Rp 6500 menjadi Rp 8500 per liter. Harga tersebut berlaku sejak hari selasa pukul 00:00 WIB. Dengan begitu saat ini, harga bbm bersubsidi di Indonesia merupakan yang paling mahal dibandingkan dengan harga bbm di kawasan asean lainnya.

Dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi menjadi Rp 8500 per liter membuat harga bbm subsidi kita lebih mahal dibandingkan dengan Malaysia. Di Malaysia harga bensin RON 95 dan harga solar diesel mempunyai harga masing-masing sebesar 2,30 ringgit, ini setara dengan Rp 8400 dan 2,20 ringgit yang setara dengan Rp 8100 per liter. Dengan begitu bensin premium di Indonesia yang mempunyai RON 88 lebih mahal dibandingkan bensin premium di Malaysia yang mempunyai RON 95.

Tetapi untuk solar di Indonesia lebih murah dibandingkan dengan solar di Malaysia. Sedangkan untuk bahan bakar minyak non subsidi yaitu pertamax plus yang sama-sama memiliki RON 95 mempunyai harga yang masih lebih mahal dibandingkan dengan Malaysia. Di Indonesia harga pertamax plus per hari senin 17 november 2014 adalah Rp 11.600 per liter. Harga pertamax yang beroktan 92, lebih mahal dibandingkan dengan harga bensin di Malaysia yaitu Rp 10.200 per liter. Padahal oktan petamax ini lebih rendah dibandingkan dengan oktan bensin di Malaysia.

Untuk bensin di singapura dan Thailand yang mempunyai oktan 91, 92 dan 95. Di Singapore bensin yang beroktan 95 mempunyai harga Rp 19.643 per liter lebih mahal dibandingkan dengan harga pertamax plus di Indonesia. Harga minyak paling murah di ASEAN adalah brunei darusalam dengan RON 98 dan mempunyai harga sebesar BND 0,53 atau setara dengan Rp 4100 per liter. Menurut menteri keuangan, dia menolak kalau harga bbm subsidi di Indonesia dibilang mahal. Jika dihitung harga pasar atau harga keekonomian bbm bersubsidi sekitar Rp 10.000 per liter ini berdasarkan rata-rata harga minyak selama setahun. Jadi harga bbm saat ini merupakan harga yang sesuai.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: