Harga Minyak Dunia Turun Kenapa Harga BBM Naik

Harga Minyak Dunia Turun Kenapa Harga BBM Naik

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dunia maya sedang diramaikan dengan berbagai ocehan mengenai kenaikan harga bahan bakar minyak (bbm) bersubsidi yang sudah di umumkan Presiden jokowi tadi malam. Wakil ketua DPR Fadli zon, tadi malam melontarkan ocehannya di akun twitternya @fadlizon. Dia mempertanyakan alasan presiden joko widodo menaikan harga bbm bersubsidi ditengah harga minyak dunia yang sedang turun. “Kalau Cuma naikin harga bbm, tak perlu terlalu mikir, anak lulusan SD juga bisa” tulisnya, pada hari senin (17/11/14) malam.

Berbagai pendapat yang dilontarkan presiden jokowi mengenai kenaikan bbm ini, tetap tidak bisa diterima oleh berbagai kalangan. Presiden jokowi menjelaskan bahwa kenaikan bb mini, akan membuat anggaran bbm bersubsidi dialihkan ke sector yang lebih produktif seperti pembangunan infrastruktur, pengembangan kesehatan, pendidikan dan masih banyak lainnya. menurut fadli zon, itu merupakan sebuah alasan yang dangkal dan klasik.

Harga minyak dunia sekarang sedang mengalami penurunan yang cukup signifikan. Dalam anggaran pendapatan dan belanja Negara (APBN) yang telah dianggarkan pemerintah susilo bambang yudhoyono dan boediono sebelumnya, dituliskan bahwa harga minyak dunia dipatok dengan harga sebesar 105 dollar AS perbarel, sedangkan saat ini harga minyak dunia berada di harga 75 dollar AS perbarel. “Ini pemerintah pertama dalam sejarah republik Indonesia, yang menaikan harga bbm, ketika harga minyak dunia turun” tulis dia di akun sosialnya.

Dia juga membandingkan dengan beberapa Negara lainnya. RRC sudah sebanyak 7 kali menurunkan harga BBM sejak bulan juni, amerika serikat juga. Hari ini Malaysia akan mengumumkan penurunan harga BBM. Harga bbm akan dinaikan dari harga semula Rp 6500 menjadi Rp 8500 sedangkan untuk solar dari harga Rp 5500 menjadi Rp 7500. Anggaran subsidi bbm ini akan dialihkan ke sector yang lebih produktif terutama untuk masalah infrastruktur di Indonesia.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)