Walikota Depok Ajak Warga Untuk Tanam Cabai

Walikota Depok Ajak Warga Untuk Tanam Cabai

HarianDepok.com – Berita , Kenaikan bahan bakar minyak (BBM) baru saja diumumkan tadi malam. Tetapi harga cabe sudah melambung tinggi dari beberapa hari sebelumnya. Harga cabai naik hampir 100 persen dari harga awalnya. Walikota depok, Bapak Nur Mahmudi Ismail di setiap kesempatannya selalu mengajak seluruh warganya untuk kreatif menangani masalah ini. dia mengajak para masyarakat kota depok untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai tempat untuk menanam cabai.

Salah satu warga raturaya depok, maryani mengatakan dia sudah mengikuti ajakan walikota depok untuk menanam cabai di halaman depan rumahnya. Sekarang dia sudah merasakan manfaatnya. Manfaatnya akan terasa sekali ketika harga cabai di pasaran melambung tinggi. Sekarang harga cabai dipasaran sudah berada di harga Rp 60.000/kilonya. Dengan menanam cabai di depan rumah menjadi lebih mudah dan hemat untuk biaya membeli cabai.

“Alhamdulilah saya dan juga suami saya mengikuti saran dari bapak walikota. Kami menanam cabai di depan perkarangan rumah. Manfaatnya bisa kami dapatkan setiap harinya, terutama ketika harga cabai di pasar sangat mahal. Saya tidak perlu pusing-pusing mengenai hal tersebut tinggal petik saja di depan rumah,” ungkap maryani pada hari selasa, 18 november 2014.  Maryani menambahkan menanam cabai sangatlah mudah dan perawatannya pun tidak sulit.

“Menanam cabai itu sangat mudah, dari biji saja kemudian disemai, setelah tumbuh batangnya bisa langsung dirawat atau dipindah ke tempat yang lebih besar. kalau nggak mau repor nyemai, beli benih yang sudah jadi juga ada. Sekarang banyak sekali yang jual di pasar. Bahkan kalau mau beli cabai yang sudah di pot juga banyak sekarang penjualnya. Kalau sudah tumbuh besar lebih mudah lagi dalam perawatannya. Yang paling penting tanaman cabai tersebut tidak terkena hama dan juga tidak kekeringan. Dengan begitu cabai rawit akan berbuah dan bertahan dengan lama.” Jelasnya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)