18 Pengembang Akan Segera Selesaikan Rusun Di Pulogebang

18 Pengembang Akan Segera Selesaikan Rusun Di Pulogebang

HarianDepok.com – Properti , Para pengembang yang terdapat di DKI Jakarta mempunyai kewajiban untuk menyelesaikan dan menyediakan fasilitas umum dan juga fasilitas social yang mempunyai luas 20 persen dari seluruh total yang mereka bangun sebelumnya. Wujud dari penyediaan fasilitas tersebut adalah melalui sebuah pembangunan rumah susun sederhana yang akan disewakan. Program ini merupakan salah satu program yang masih di prioritaskan oleh pemerintah kota DKI Jakarta.

Dalam memenuhi kewajiban tersebut, kurang lebih ada 18 pengembang yang berkumpul untuk menyelesaikan masalah tersebut. Mereka semua sepakat untuk membangun sebuah rumah susun sederhana di daerah Pulogebang, Jakarta timur.  Amran nukman sebagai Ketua DPD Real estate DKI Jakarta mengatakan mereka akan menargetkan sejumlah 350 rumah susun sederhana yang akan diselesaikan dalam waktu dekat ini. Sudah  ada 200 unit yang telah dilakukan serah terima pada 30 agustus 2012 kemarin. 150 unit kurangnya akan diusahakan untuk selesai pada akhir tahun 2014 ini.

“Terdapat kurang lebih 200 unit sudah dilakukan serah terima pada tanggal 30 agustus 2012 yang lalu, sisanya yang 150 unit akan diselesaikan sampai akhir tahun 2014 ini” ungkap arman pada hari minggu (16/11/2014). Semua fasilitas yang akan dibangun ini sangat diharapkan oleh arman untuk segera diterima oleh pemerintah DKI  Jakarta tanpa adanya alasan yang berbelit-belit.

Sementara yang dijelaskan oleh Rudy Margono selaku ketua DPP REI, ada 4 menara yang telah dibangun oleh 18 pengembang di DKI Jakarta tersebut. Untuk masalah setoran yang diberikan oleh semua pengembang untuk membangun rumah susun, berbeda dari satu yang lainnya. “seluruh biaya yang akan dibayarkan berbeda-beda sesuai dengan kewajibannya. Ada yang membayar sampai 4 milyar rupiah” ujar Rudi. Sampai saat ini hanya terdapat 429 pengembang yang sudah melakukan kewajibannya, masih ada 2 545 pengembang yang belum melakukan kewajibannya. Dari pihak kelapa badan pengelola keuangan daerah DKI Jakarta akan mencari semua pengembang yang belum memenuhi kewajibannya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: