DPD Partai Golkar Kota Depok Menolak Penghapusan Kolom Agama

DPD Partai Golkar Kota Depok Menolak Penghapusan Kolom Agama

HarianDepok.com – Berita , Masalah tentang penghapusan kolom agama di kartu tanda penduduk (KTP) elektrik memang masih menjadi perbincangan yang hangat di semua lapisan masyarakat. Banyak penolakan yang terjadi karena kebijakan tersebut, salah satunya adalah yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) kota depok dari partai golongan karya (Golkar). Dewan perwakilan daerah kota depok dari partai golkar sangat menolak dengan kerja rencana pemerintah yang baru untuk menghapuskan kolom agama di KTP.

Agama menjadi salah satu identitas sendiri dari masyarakat Indonesia. Hal inilah yang sudah diungkapkan oleh Babai Suhaimi selaku Ketua DPD Partai Golkar Kota depok. Babai Suhaimi mengatakan KTP merupakan salah satu identitas dari warga masyarakat Indonesia dan harus mencantumkan agama di dalam kartu tanda penduduk tersebut. Itu merupakan suatu hal yang sangat penting, jika dihapus akan sangat bertentangan dengan pancasila.

“Jika kolom agama dalam kartu tanda penduduk dihilangkan maka akan bertentangan dengan sila dalam pancasila. Karena dalam sila pancasila yang pertama sudah sangat jelas menyebutkan mengenai ketuhanan yang maha esa. Ini menjelaskan bahwa ada ketuhanan yang dianut oleh bangsa Indonesia dan itu tidak bisa dihilangkan dengan begitu saja” ungkap dia.

Dirinya sangat berharap bahwa pemerintah yang baru bisa memahami mengenai hal ini. Adanya kolom agama di kartu tanda penduduk menjadi salah satu identitas dari warga Negara Indonesia. Selain itu agama juga akan menjadi penjelas dari agama seseorang supaya mereka bisa lebih bertoleransi dan juga sebagai pengatur ketahanan social. “Pencantuman kolom agama dalam kartu tanda penduduk (KTP) juga tak hanya sebagai identitas tetapi sebagai makna social dalam perilaku dan juga kebenaran dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara. Mengenai hal ini, pemerintah harus dapat lebih memahaminya sebagai salah satu pengatur tatanan dalam social masyarakat” jelas babai suhaimi.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)