Bangun Rumah Impian Hanya Rp 55 Juta Dalam Dua Hari

Bangun Rumah Impian Hanya Rp 55 Juta Dalam Dua Hari

HarianDepok.com – Properti – Exterior , Rumah memang kebutuhan yang sangat penting bagi semua orang. Sekarang anda tidak perlu khawatir lagi, hanya dengan Rp. 55 Juta anda sudah bisa mempunyai hunian yang layak huni sesuai dengan keinginan anda dan hanya dibangun dalam dua hari saja. Rumah tersebut merupakan rumah model yang sedang dikembangkan oleh mahasiswa dari universitas Kristen Maranatha Bandung. Model rumah tersebut sedang dikembangkan oleh empat mahasiswa yang berbakat yaitu Roi Milyadi, willy Tanjaya, febrina Veina dan Franz Purnomo.

Yosafat Aji Pratama selaku dosen pembimbing dari mahasiswa tersebut mengatakan bahwa rumah modul ini dapat dibuat oleh siapa saja dan juga dapat dibangun dimana saja. Selain itu rumah model ini juga dibangun sesuai dengan kondisi tertentu.  Rumah ini sangat cocok dibangun di daerah rawan bencana dan juga kawasan kumuh. Dengan membuat rumah modul ini juga lebih mudah untuk mendapat bahan bakunya dan juga sangat cepat untuk pembuatannya. Rumah ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“ Rumah modul ini lebih efektif karena tidak membutuhkan terlalu banyak sumber daya alam dibandingkan dengan membangun rumah konvensional. Untuk membangun rumah ini hanya dibutuhkan empat orang tukang bangunan dan satu mandor. Pembangunannya akan selesai dalam dua hari pengerjaan, itu jika kondisi cuaca sedang baik. Selain itu rumah modal juga dapat dibongkar sesuai dengan keadaan lingkungannya “ ujar willy. Teknologi konstruksi dengan menggunakan prapabrikan memang sangat efektif untuk memenuhi hunian saat ini.

Arief Sabarudin selaku CEO dari puslitbang PU mengatakan bahwa teknologi prapabrikan ini juga sudah diterapkan oleh joko widodo untuk membangun kampung deret di Jakarta. Menurut beliau dibandingkan dengan membangun rumah konvensial, membangun rumah dengan model ini lebih efektif dan efisien. Model rumah ini sangat cocok untuk dibuat di daerah kumuh. Sebaliknya membangun rumah dengan cara konvensional malah akan menyulitkan jika dibangun di daerah kumuh.

foto : ilustrasi

MuhammadKhotib/HD]

Tags: