Kenaikan BBM Membuat Harga Cabai Melambung Tinggi

Kenaikan BBM Membuat Harga Cabai Melambung Tinggi

HarianDepok.com – Berita – Cimanggis , Pemerintah yang baru akhir-akhir ini baru saja mewacanakan tentang kenaikan BBM (Bahan Bakar Minyak). Rencana tentang kenaikan bahan bakar minyak ini, akan mulai dilakukan pada bulan November tahun 2014 ini. Rencana  kenaikan BBM ini menjadikan banyak pedagang yang mulai resah. Hal ini dikarenakan akan berimbas pada kenaikan harga pada barang dagangan mereka. Semakin mahal BBM maka biaya transportasi akan semakin mahal dan mengakibatkan kenaikan harga. Beberapa pedagang sembako di daerah cimanggis juga sudah mulai merasakan dampak dari kenaikan BBM ini.

Para pedagang di daerah cimanggis ini khawatir dengan kenaikan BBM ini berakibat kepada kenaikan harga bahan pokok lainnya. “wacana tentang kenaikan bahan bakar minyak saja sudah membuat banyak harga bahan pokok menjadi melambung tinggi, lalu bagaimana kalau wacana tersebut benar terjadi. Apa harga bahan pokok tidak semakin mahal” kata slamet hermanto salah satu pedagang sayur mayor di pasar Pal, Tugu cimanggis, kota depok pada hari Senin, 11 November 2014.

Slamet hermanto menambahkan misalnya pada harga cabe rawit, sejak adanya wacana kenaikan bahan bakar minyak satu minggu yang lalu, harga cabe rawit sudah naik tiga kali lipat sampai saat ini. harga cabe rawit semula hanya 32 ribu rupiah perkilo sekarang harga cabe rawit mencapai 50 ribu rupiah perkilogram. Biasanya para pedagang sayur mayor di pasar pal, bisa belanja cabe rawit sampai 20 kilo. Tetapi sekarang para pedagang tidak berani belanja cabe rawit terlalu banyak, takut tidak laku dan malah jadi busuk cabe rawitnya.

Dengan naiknya harga tersebut, omset para pedagang sayur mayur menurun sampai 50 persen setiap harinya. Menurut pedagang lainnya, saat ini semua harga sayur mayur melonjak sangat tinggi. Hanya bawang merah saja yang masih stabil harganya. “Saat ini baru isu saja, semua harga sudah naik sangat tinggi. Bagaimana kalau nanti bbm jadi naik, pasti semua harga akan semakin mahal. Mahalnya harga akan membuat pembeli menjadi menurun, sehingga pendapatan kami pun ikut turun. Lalu bagaimana cara kami memutar modal” tambahnya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)