Sosok Direktur Utama Baru di Pertamina

Sosok Dirut Baru di Pertamina

HarianDepok.com – Bisnis , Sosok dirut baru di pertamina kini mulai menjadi pertanyaan bagi banyak pengamat ekonomi lantaran masa jabatan dirut pertamina yang sekarang, yaitu Muhammad Husein kini telah memasuki umur pensiun pada tanggal 31 Oktober. Pertanyaan akan sosok pengelola PT Pertamina ini selanjutnya muncul dikarenakan Pertamina adalah perusahaan BUMN terbesar yang menyangkut kelangsungan ekonomi Republik Indonesia. Sosok dirut sendiri akan ditentukan oleh Menteri BUMN yang di jabar oleh Rini Soemarno. Beberapa nama yang digadang-gadang akan menjadi kandidat direktur utama perusahaan BUMN ini adalah Ahmad Faisal, Fredrich Siahaan, Raden Priyono, dan Karyulianto.

Dari kemungkinan tersebut, muncul anggapan pula bahwa jabatan tersebut akan dilimpahkan kepada kakak Rini Soemarno sendiri yaitu Ari Soemarno. Menurut Dahziz Anzara Simanjuta yang merupakan seorang ekonom, menilai jika rini sampai menunjuk orang-orang dekatnya guna menempati posisi penting ini, pertamina akan berpotensi sebagai ladang penghasil kekayaan bagi orang-orang mereka saja. Dari dulu sampai sekarang, pertamina kerap kali menjadi lahan bagi para pengeruk harta negara guna menambah kekayaan mereka hingga berlipat-lipat. Selain kakaknya, orang yang dekat dengan Rini Soemarno sendiri adalah Raden Priyono.

Pengamat Ekonom Juga mengungkapkan jika sampai orang yang ditunjuk adalah orang-orang terdekat Menteri BUMN tersebut, harapan PT Pertamina untuk menjadi perusahaan yang berkelas internasional akan pupus dengan mudahnya. Pasalnya sistem pengembilan orang dekat ini pasti memiliki kecenderungan yang sangat besar untuk melakukan bagi hasil dan penyimpangan dana di pengelolaan PT Pertamina, sehingga kita perlu jeli dalam melakukan pemilihan direktur utama PT Pertamina.

Penseleksian yang baik bisa dilakukan dengan penyelidikan latar belakang dari calon Direktur Utama, Mulai dari track record sampai kekayaan dan kredibilitas di bidang bisnis BUMN perlu menjadi sorotan yang akan menjadi pertimbangan. Keterlibatan lembaga hukum seperti KPK maupun Kepolisian guna menyelidiki calon-calon juga perlu dilakukan layaknya Presiden Jokowi kita yang mengajukan nama-nama calon menteri di kabinetnya guna di periksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Dengan adanya pengecekan, akan diketahui kualitas dari seorang yang pantas menjadi direktur utama salah satu BUMN ini.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: