Istilah Presiden Boneka Bisa di Tangkis Jokowi Dengan Kinerjanya

Istilah Presiden Boneka Bisa di Tangkis Jokowi Dengan Kinerjanya

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Semasa kampanye kemarin, banyak kampanye hitam yang simpang siur guna mempereburuk citra seorang calon, namun sorotan yang utama adalah sorotan tentang kata “Presiden Boneka” yang disangkakan kepada Presiden terpilih kita. Sejak kampanye pemilihan umum kemarin, Jokowi sudah di cap sebagai jalan saja bagi pengangkatnya untuk menguasai dunia politik Indonesia. Hal ini diperkuat dengan pengangkatan dirinya sebagai calon presiden padahal jabatan yang ia tempati di partai politiknya bukanlah tempat yang lazim bagi munculnya kandidat sebagai presiden Republik Indonesia. Namun dengan track record yang terkenal “flawless”, Jokowi berhasil memikat hati pemuka parpol dan mencalonkannya sebagai calon presiden hingga akhirnya sukses sampai sekarang.

Seorang Direktur Eksekutif Poltracking yang bernama Hanta Yudha di Jakarta (2/11/2014) menyatakan bahwa permasalahan, ekonomi, bisnis, hubungan internasional akan memberikan jawaban atas keraguan khalayak tentang kredibilitas Jokowi sebagai presiden yang mandiri atau hanya boneka yang digerakkan. Semua yang disangkakan Jokowi pada saat kampanye kemarin seharusnya bisa Jokowi buktikan ketidak benarannya agar kepercayaan masyarakat dapat terbangun dengan baik.

Selain itu, janji-janji yang selalu ditawarkan saat kampanye paling tidak dapat terealisasi semua, atau kurang lebih delapan puluh persen dari janjinya dapat dipenuhi. Pemenuhan janji akan menunjukan kredibilitas yang luar biasa dari Jokowi sendiri yang digadang-gadang akan memberikan atmosfir baru di dunia pemerintahan Indonesia. Pemerintahan yang bersih dan berbeda dengan sebelum-sebelumnya yang suka mengobral janji tapi tidak pernah memberi bukti yang nyata bagi rakyat Indonesia.

Selain itu, penyusunan kabinet yang telah dibuat oleh Jokowi pun akan mendapat sorotan yang tajam karena adanya hal-hal baru yang dilakukan oleh Jokowi dan Jusuf Kalla. Dasar dari kabinet mereka yang lebih mengutamakan kerja daripada berkonsep saja akan memberikan berbagai tantangan yang harus dilalui Jokowi.  Pemilihan menteri yang tergolong melakukan banyak manuver ini akan diuji kredibilitasnya dan akan menentukan kualitas Jokowi sebagai Presiden yang bukan boneka karena dalam kabinet ini tetap saja masih ada kesan “boncengan” yang harus dihapuskan dengan kredibilitas setiap menteri.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: