Untuk Citra Presiden, Jokowi Diharap Minggir Dari Pertarungan DPR

Untuk Citra Presiden, Jokowi Diharap Minggir Dari Pertarungan DPR

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Setelah keributan panjang yang menyelimuti suasana gedung DPR RI, keprihatinan para akademisi dan para pengamat politik lainnya mulai memberikan berbagai pendapat tentang bagaimana seharusnya permainan dan pertarungan di DPR berlangsung. Perselisihan ini disebabkan oleh adanya persaingan yang kuat antara kaum oposisi yang ada di parlemen dan kaum pendukung pemerintah khususnya PDI-P. Kekalahan yang dialami oleh kaum pendukung presiden pada pemilihan tempat-tempat penting pada di kursi DPR. Kekalahan ini dilihat dari kursi kepemimpinan DPR yang rata-rata dikuasai oleh kaum koalisi merah putih yang diketuai oleh Setyo, Fadli, fahri, Hamzah, Agus, dan Taufik.

Persaingan antara mereka berujung pada pelayangan mosi tidak percaya ke presiden. Pelayangan ini didasari atas rasa ketidak adilan dan adanya dominasi dari kubu koalisi Indonesia Hebat yang ingin menguasai parlement secara utuh. Mereka parlemen akan berusaha semena-mena untuk mencapai tujuan mereka daripada membantu proses yang akan dilakukan oleh presiden dalam membangun negara ini.

Menurut seorang pengamat politik sendiri, yaitu Direktur Eksekutif Charta Politika yang bernama Yunarto Wijaya. Pelayangan ini malah akan menjadi lambang ketidakmampuan koalisi Indonesia hebat, khususnya PDI-P dalam melakukan lobi politik di dunia DPR. Yunianto juga memaparkan resiko jika Jokowi turut ikut campur dalam sengketa ini. Jokowi sendiri adalah lambang dari negara atau fungsi negara yang tidak boleh memiliki kecenderungan dalam satu pihak. Kecenderungan ini akan merubah martabat presiden yang seharusnya menjadi kepala negara kemudian akan menjadi makhluk politik yang akan membuatnya kehilangan wibawa. Untuk itu, disarankan agar Jokowi tetap fokus pada proses di dalam kabinetnya tanpa menyentuh wilayah DPR wilayah itu sudah berbeda.

Pelayangan mosi tidak percaya oleh koalisi Indonesia hebat pun masih diberi sebuah peringantan dari pemimpin-pemimpin parlemen. Isi dari mosi tersebut adalah desakan agar presiden mengabaikan pimpinan DPR yang sah saat ini sedang kan peringatan dari pemimpin parlemen sekaligus perwakilan dari koalisi merah putih mengingatkan Jokowi agar para pendukungnya yang berada di parlemen untuk selalu mengikuti kode etik dalam internal parlemen.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok