Jalan Margonda Macet, Polisi Panggil Pelaku Usaha

Jalan Margonda Macet

HarianDepok.com – Berita – Beji , Kapolresta kota Depok sangat kewalahan dalam mengatasi kemacetan di salah satu jalan utama di kota Depok. Jalanan yang satu ini selalu saja macet setiap harinya. Banyak orang yang sengaja memarkirkan mobil dan motornya secara liar agar bisa menikmati kuliner santap siang atau melakukan berbagai transaksi pembelian di sepanjang jalan tersebut. Selain banyak juga aksi penyebrang jalan yang dengan seenaknya menyeberang jalan begitu saja tanpa mematuhi aturan yang ada. Kombinasi dari aksi parking on The street inilah ditambah dengan aksi liar penyebrang jalan membuat jaman yang satu ini menjadi macet.

Kapolresta kota Depok bersamaan dengan pemkot kota Depok hendak memanggil 600 pelaku usaha yang membuka usahanya di sepanjang jalan margonda. Mereka yang pertama akan dimintai keterangan seputar kegiatan mereka ditambah dengan aksi konsumen mereka yang berparkir liar di jalanan dan menyeberang seenaknya saja di jalanan. Tentu selain dapat merugikan pengguna jalan lain yang sedang melintas di jalan tersebut juga dapat membahayakan para konsumen dan aset yang dimilikinya.

Mobil yang diparkir liar begitu saja di jalanan tentu akan berbahaya jika saja tertabrak oleh pengendara lain. Selain City penyeberang jalan yang ilegal bisa saja mengalami kecelakaan akibat pengendara yang melintas dengan cepat. Oleh karena itu pemkot Depok harus menyikapi hal tersebut lebih tegas agar hal hal semacam ini yang telah memicu banyak kemacetan selama ini di kota Depok dapat di atasi segera.

Namun untuk melakukan hal tersebut tentu baik pemkot Depok dan polres Depok memerlukan dukungan dari masyarakat akan pentingnya menggunakan jalan umum yang benar. Ketersediaan lahan pari untuk para konsumen di jalan margonda juga masih terus dibahas. Alangkah baiknya jika kesadaran akan pentingnya etika berparkir dan menggunakan jalanan umum lebih dtaati oleh masyarakat kota Depok kedepannya. Hal tersebut diperlukan dukung nyata dari pemerintah dan warganya. Penting juga bagi para pelaku usaha berpartisipasi.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)