Tenaga Kerja Asing Illegal di HM Sampoerna

TKA Illegal di HM Sampoerna

HarianDepok.com – Bisnis , Pada hari senin (3/11/2014) Timboel Siregar geram dengan diketahuinya kelakuan buruk dari PT HM Sampoerna yang mempekerjakan tenaga kerja asing tanpa melalui perizinan yang syah dari dinas ketenaga kerjaan. Hal ini amatlah disayangkan karena kejadian ini memperlihatkan betapa buruknya pengelolaan dinas ketenaga kerjaan sehingga sanggup kecolongan hal-hal seperti ini. Setiap tenaga kerja yang dipekerjakan di Indonesia seharusnya memiliki perizinan yang syah dan harus membayar uang untuk pemasukan negara yang termasuk dalam pendapatan bukan pajak. Hal-hal kecil inilah yang membuat ekonomi negeri ini menjadi buruk karena kelalaian dalam pemaksimalan dana pemasukan negara.

Timboel menegaskan bahwa ini jelas-jelas merupakan pelanggaran yang dilakukan oleh PT HM Sampoerna karena tidak menghormati proses dan kode etik yang ada dalam pemerintahan Indonesia. Timboel sebagai sekertariat jendral Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia menuntut agar dinas ketenaga kerjaan memberikan sanksi kepada PT HM Sampoerna karena telah menyalahi aturan yang ada di Indonesia. Tuntutan ini dikarenakan karena kekurang pekan dari dinas Tenaga Kerja yang tidak memperhatikan lebih distribusi tenaga kerja asing yang ada di perusahaan yang di kelola orang asing ini.

Jika PT HM Sampoerna mendaftarkan tenaga kerja asing mereka kepada dinas ketenaga kerjaan, negara akan mendapatkan pemasukan 100 dollar AS untuk setiap pekerjanya dalam satu bulan. Disini kita telah kehilangan 300 dollar AS perbulan dikarenakan sebuah kelalaian yang begitu sederhana. Usaha untuk tidak melaporkan tenaga kerja asing ini juga dianggap sebagai usaha menghindar dari uang pemasukan negara yang harus dibayar oleh perusahaan tersebut. Sangat disayangkan hal ini terjadi karena menurut OPSI, pekerja dari dinas ketenaga kerjaan sering absen pada hari kerja mereka di lapangan.

Diketahuinya tenaga kerja asing ini sendiri terjadi saat tenaga kerja tersebut sedang melakukan pemasangan mesin pada hari senin (27/10/2014). Ketiga tenaga kerja asing tersebut dua orang berasal dari italia dan satu orang lagi berasal dari Australia. Saat dilakukan penangkapan, ketiga pekerja tersebut hanya sanggup menunjukkan passport dan visa kunjungan saja. Dipimpin oleh kompol Manang Soebeti, tim unit IV Subdit Tipidter Ditkreskrimsus Polda Jatim mengamankan ketiga orang asing dan menjerat mereka dengan Pasal 185 dan Pasal 42 UU No. 13 2003 ayat satu yang berhubungan dengan ketanaga kerjaan.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)