XL Bekerjasama dengan Vendor untuk Sajikan Ponsel 4G Murah

XL Bekerjasama dengan Vendor untuk Sajikan Ponsel 4G MurahXL Bekerjasama dengan Vendor untuk Sajikan Ponsel 4G Murah

HarianDepok.com – Tekno , Percobaan penggunaan jaringan seluler tinggi yang disebut 4G LTE kini mulai dicoba oleh salah satu operator Jaringan besar di Indonesia yaitu Operator seluler XL. Percobaan ini cukup menimbulkan banyak pertanyaan karena menurut penelitian, Indonesia memiliki ekosistem yang belum mendukung guna pengadaan jaringan seluler tinggi ini. Regulasi jaringan masih tergolong kurang mencukupi dan akan beresiko menimbulkan beberapa kendala. Keseriusan XL dalam berusaha membawa jaringan 4G LTE ke tanah air dapat dilihat dengan rencana mereka untuk bekerja sama dengan produsen perangkat mobile untuk membuat perangkat yang mampu menerima teknologi ini.

Ekosistem disini merupakan sebuah penyediaan perlengkapan serta perangkat mobile uang mampu menerima teknologi 4G LTE yang dapat diterima oleh berbagai kalangan. Jadi akan banyak dilakukan innovasi terhadap pola jaringan sehingga perangkat dapat melakukan akses internet 4G LTE ini. XL yang sudah mantap untuk membangun sistem 4G LTE ini juga siap untuk membangun Ekosistem tersebut. Kesiapan XL ini sama seperti halnya ungkapan dari Presiden Direktur XL AxiataTBK dalam peresmian uji coba 4G LTE di Jakarta pada hari selasa lalu (28/10/2014)

Untuk pembuatan perangkat ini sendiri, XL sudah melakukan kerjasama dengan berbagai vendor smartphone/tablet seperti Intel Corporation, LG Mobile, Sony Mobile, Nokia atau sekarang disebut Microsoft, Huawei, HTC, Qualcomm, dan Blackberry. Dengan bekerjasama dengan vendor-vendor tersebut XL akan membuat gebrakan baru di dunia jaringan internet Indonesia dengan Peluncuran 4G LTE beserta ekosistem yang sudah direncanakan oleh perusahaan operator seluler ini.

Menurut kabar, harga yang akan dicantumkan untuk perangkat berkekuatan 4G LTE ini masih simpang siur. Direktur Utama XL sendiri masih ragu memberikan berapa harga yang pas bagi perangkat tersebut karena untuk masalah harga mereka harus melakukan kontak terlebih dahulu dengan vendor-vendor yang ikut bekerja sama. Hasnul atau Dirut XL hanya menyampaikan harapanya agar ponsel ini akan dijual dengan harga kisaran satu jutaan saja. Selain itu, investasi yang telah dikucurkan XL sendiri guna pengembangan perangkat ini sudah mencapai angka tujuh triliun rupiah.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: