Enam Bulan Minim Prestasi Kabinet Kerja Jokowi Reshuffle

Enam Bulan Minim Prestasi Kabinet Kerja Jokowi Reshuffle

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Temuan mencengangkan di laporkan oleh lembaga penelitian Lingkaran Survey Indonesia yang lebih dikenal sebagai LSI. Survey khusus yang dilakukan untuk menjaring pendapat masyarakat mengenai Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, hasil survey riset temuannya diketahui bahwa sebagian besar responden berharap presiden Joko Widodo segera melakukan perombakan jajaran kabinet kerja yang dibentuknya jika dalam waktu enam bulan kerja tidak menunjukkan prestasi yang meyakinkan. Masyarakat berharap tugas-tugas yang diamanatkan kepada Kabinet Kerja dapat dilakukan secara efisien dan cepat sebagai bukti dari professionalitas Kabinet Kerja Jokowi.

Salah satu anggota humasy tim riset Lingkaran Survey Indonesia Rully Akbar menyatakan “Sebesar 58,68 persen publik menyatakan, Jokowi harus segera mengganti menterinya jika dalam enam bulan minim prestasi,”. LSI menerbitkan riset temuannya dengan menggelar konferensi pers yang dilaksanakan di gedung Graha Dua Rajawali Jalan Pemuda Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur pada hari Kamis (30/10/2014). Selebihnya Rulli Akbar mengatakan terdapat dua puluh tiga koma tiga puluh lima persen responden yang menyatakan bahwa susunan menteri Kabinet Kerja Jokowi tidak perlu dirombak, mereka percaya bahwa Presiden Joko Widodo akan melakukan perombakan kabinet pada waktunya jika kabinetnya belum sesuai harapan.

Penilaian positif atas kabinet kerja Jokowi lebih banyak dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat atas pribadi dan perilaku Jokowi itu sendiri, masyarakat meyakini Presiden Joko Widodo merupakan sosok yang bersih dari korupsi dan memiliki kedekatan dengan rakyat. “Harapan Jokowi hanyalah dukungan dan trust publik terhadap pemerintahannya,” kata Rully. Hal itu wajar karena sebagian besar rakyat indonesia belum begitu mengetahui menteri-menteri pada kabinet kerja Jokowi.

Survei yang dilakukan melalui quick poll yang dilaksanakan pada tanggal 27 hingga 28 Oktober 2014 ini menggunakan metode Survei multistage random sampling dengan jumlah responden seribu dua ratus, survei dengan metode ini memiliki margin of error sebesar 2,9 persen. Survei ini dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia Lingkaran Survei Indonesia juga melengkapi surveinya dengan penelitian kualitatif menggunakan metode analisis media, focus group discussion dan in depth interview.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)