Tawaran Minyak Mentah Dari Rusia

Tawaran Minyak Mentah Rusia

HarianDepok.com – Bisnis , Konsumsi minyak di Indonesia yang kian meningkat pertahunnya menyebabkan pembengkakan nilai impor minyak ke dalam negri. Hal ini ingin disiasati dengan pencarian pembelian minyak mentah tanpa perantara sehingga pembelian dapat dilakukan dengan efisiensi lebih dengan penurunan jumlah uang yang pemberhentian uang pada jasa-jasa pembelian minyak. Pada  hari sabtu (1/11/2014), Sudirman Said, Menteri ESDM mengungkapkan bahwa perusahaan dari Rusia yang bergelut di dunia Migas telah menawarkan pasokan minyak mereka ke Indonesia. Tawaran seperti ini sangatlah baik dan patut didukung karena pembelian langsung terhadap perusahaan migas agar menekan biaya pembelian migas daripada melalui perantara.

Tawaran penjualan langsung seperti ini akan sangat mengurangi kuota impor minyak dan gas di Indonesia. Penggunaan perantara biasanya menyebabkan berbagai tindak kecurangan yang sulit dideteksi pada proses pembelian. Kecurangan dan penyalahgunaan perdagangan langsung inilah yang membuat keterpurukan pemenuhan kebutuhan migas di Indonesia. Sebenarnya sejak dulu sudah banyak yang menawarkan perdagangan langsung, namun karena banyaknya penyalahgunaan, perdagangan langsung sangat jarang terjadi. Indonesia dianggap sebagai pasar yang besar guna menjual minyak dan gas dari banyak perusahaan migas di seluruh dunia.

Menurut data, Minyak tanah Indonesia sendiri hanya mampu mensuplai 30% kuota konsumsi premium dalam negeri dan 70% solar dalam negri. Jadi sebagian besar dari premium yang kita konsumsi saat ini adalah buah dari impor yang dilakukan oleh negara. Yang parah adalah impor premium yang lebih mencapai 70% yang akhirnya menghabiskan banyak dana. Jika ditotal dalam kiloliter, semua gabungan dari impor premium dan impor solar mencapai 13 juta kiloliter per tahun dan terkadang jumlah itupun ditakutkan tidak akan mencukupi kebutuhan dalam setahun pasalnya perkembangan kendaraan yang terjadi di negara ini berlangsung pesat.

Angin segar pun sudah mulai di dapat mulai sekarang. Pada hari jumat (31/10/2014), sebuah perusahaan minyak mentah dari Angola yang bernama Sonangol telah menandatangani perjanjian perdagangan minyak mentah dengan pemerintah Indonesia. Di angola sendiri jumlah penghasilan minyak perharinya mencapai dua juta barel dimana konsumsi minyak di negara tersebut hanya mencapai satu juta barel perhari. Jika saja Sonangol dapat memberikan minyak paling tidak 100.000 barel perhari, tentunya import minyak akan bisa dikurangi hingga 25%.

[EnieGayoe/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)