Ramainya Perbincangan Masyarakat Depok Tentang “Tertibkan Bangunan Tanpa IMB” – Distarkim Kota Depok

Tertibkan Bangunan Tanpa IMB Distarkim Kota Depok

HarianDepok.com – Berita – Beji , Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Wilayah Kota Depok, Kania Purwanti telah menindaklanjuti terhadap bangunan-bangunan yang berdiri dengan tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) terutama di Wilayah Kawasan Jalan Margonda Raya, yang kini sedang marak-maraknya diperbincangkan oleh masyarakat setempat.

Akan tetapi Kepala Distarkim tersebut mengaku bahwa ia masih belum memastikan apakah masih ada bangunan yang beidiri di Jalan Margonda Raya tersebut tanpa memiliki surat Izin Mendirikan Bangunan. Hari selasa tanggal 28 Oktober 2014, Kania mengatakan bahwa “saya harus mengecek dahulu di Bidang Pengawasan dan Pengendalian. Tapi setahu saya, sudah tidak ada bangunan yang berdiri yang tak berizin di Margonda.”

Menurut Kepala Distarkim dari pernyataan yang ia katakan, kesimpulan sementara yang dapat diambil mengenai tidak adanya bangunan yang berdiri tanpa IMG di Kawasan jalan Margonda tersebut, karena tidak adanya sp3 atau surat pembongkaran bangunan yang ditandatanganinya pada bulan tersebut di Margonda. Ujarnya, bahwa “tidak adanya sp3 yang saya tanda tangani bulan ini di Margonda, jadi setahu saya tidak ada bangunan yang berdiri yang tak berizin.”

Sebelum kejadian tersebut, Wakil ketua dari Bagian Komisi A Wilayah Kota Depok bernama Hamzah mengatakan bahwa di Kawasan Wilayah Margonda, masih banyak gedung-gedung berdiri tanpa memiliki surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), menyalahi adanya Garis Sempadan Jalan (GSJ), Garis SEmpadan Bangunan (GSB) dan Garis Sempadan Sungai (GSS). Kata Hamzah, “setelah ia bersama rekan-rekannya secara langsung mengecek ke lapangan, masih banyak ditemukan oleh mereka bangunan-bangunan yang berdiri tanpa memiliki surat izin. “ini sudah parah” ujarnya. Ia lalu melontarkan kata-kata, bahwa “investor boleh saja mendirikan bangunan di Kawasan Margonda, akan tetapi lebih baik dan ada baiknya tetap mengikuti aturan tata ruang yang telah ada. Jangan malah menyalahi aturan. Hal inilah yang akan menjadikan Wilayah Kota Depok memiliki ketidakberesan dalam hal perizinan bangunan. Tentunya kondisi tersebut bisa disalahgunakan dari pihak-pihak korupsi yang berpotensi. Dengan begitu pendapat asli dari daerah Depok tersebut bisa berkurang, dan tentunya ini malah akan menghambat dalam percepatan bangunan.

[AndrIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)