Prahara Airbag Takata Pada Ceo Honda Jazz

Prahara Airbag Takata Pada Ceo Honda Jazz

HarianDepok.com – Otomotif – Mobil , Adanya kampanye mengenai perbaikan massal atau recall terhadap mobil keluaran Honda dengan merk Jazz telah berbuntut pada tindakan tegas dengan pemberian sanksi kepada jajaran pimpinan perusahaannya. Seperti diberitakan Reuters pada Jum`at (24/10/2014), sebagai reaksi atas recall kelima pada model all-new Jazz, perusahaan telah mengeluarkan keputusan untuk menghukum sejumlah pejabat penting diperusahaan tersebut karena dianggap bertanggung jawab atas jaminan kualitas.

Dewan Honda mengeluarkan sanksi dengan melakukan pemotongan gaji kepada Takanobu Ito selaku CEO sebesar 20 persen. Potongan gaji juga diberlakukan untuk jajaran pejabat tinggi di manajemen Honda. Lebih dari sepuluh orang mendapatkan potongan gaji separo dari sanksi terhadap Ito. Jadi masing-masing mendapatkan potongan 10 persen. Tentunya langkah ini sebuah kewajaran, mengingat Honda mengalami kerugian bukan hanya financial, namun lebih pada kepercayaan pasar atas kasus recall tersebut.

Honda Jazz yang saat ini masuk dalam finalis 5 besar sebagai mobil ramah lingkungan pada ajang Green Car of the Year 2015 di Los Angeles yang akan diumumkan pada 20 November mendatang. Pada saat bersamaan terjadi kasus recall yang tentunya membuat pamor Honda Jazz sedikit tergoyahkan. Adanya kampanye recall dari jajaran pimpinan Honda atas Jazz terkait dengan permasalahan kantong udara Takata. Saat ini Honda sedang melakukan penyelidikan tentang kemungkinan pengaruh airbag (kantong udara) Takata yang sedang bermasalah dengan meledaknya inflators airbag serta kaitannya pada model tampilannya. Akibat permasalahan ini, kerugian terjadi pada kedua belah pihak, baik pada Takata Corporation maupun produsen mobil global yang memakai airbag Takata.

Sebagaimana diketahui, kantong udara (airbag) Takata yang diproduksi oleh Takata Corporation dan digunakan produsen mobil global seperti Toyota, Honda, BMW, Subaru dan lainnya sedang dilanda permasalahan.  Ada indikasi yang mencurigakan, saat berkendara didaerah dengan kelembaban tinggi memicu terjadinya letupan pada  kantong udara ini,  ada bagian komponen airbag yang ikut hancur bersamanya yang dapat mengancam keselamatan pengguna mobil. Lebih dari 12 juta unit kendaraan masuk dalam daftar recall dalam lima tahun terakhir ini terkait dengan masalah kantong udara (airbag) Takata.

[IrmaWulandari/HD]

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer