Wali Kota Depok Antusias Sosialisasikan “One day no Rice”

Wali Kota Depok Antusias Sosialisasikan One day no RiceHarianDepok.com – Berita, Propaganda program yang digunakan untuk mengurangi konsumsi nasi di jawa barat terus digencarkan oleh Wali Kota Depok jawa Barat. Nur mahmudi terus mencanangkan program one day no rice. Program ini merupakan sehari tanpa nasi yang merupakan cara untuk mengurangi jumlah akan ketergantungan beras yang semakin hari semakin meningkat. Sosialisasi yang dilakukan wali kota depok ini tidak hanya di lingkup pemerintahan ataupun kalangan instansi disekitarnya saja. Sosialisasi yang di lakukan juga memasuki ke pusat perbelanjaan, ritel, restoran cepat saji, perhotelan dan industri. Sasarannya adalah agar masyarakat mulai memanfaatkan umbi dan jagung yang merupakan sumber karbohidrat yang tidak kalah sehat di bandingkan nasi. Mengingat umbi dan jagung merupakan produksi yang cukup melimpah di Indonesia.

Saat di temui dalam diskusi di Jakarta kamis 23 Oktober 2014 Wali kota Depok mengungkapkan untuk mencanangkan program one day no rice ini, di butuhkan keikutsertaan kepala daerah untuk mensosialisasikan program tersebut lebih giat dan keras lagi. Apalagi saat ini program tersebut sudah mulai mencapai ke arah bisnis. Pemerintah juga telah melakukan sosialisasi dan pembinaan di di sekitar luar Depok mengenai produksi umbi dan jagung sebagai pengganti nasi.

Daerah binaan tersebut adalah para pelaku usaha dari beberapa kota sebagai penghasil umbi dan jagung. Salah satunya adalah Wonogiri. Tidak hanya itu petani di temanggung penghasil jagung putih, yang sering disebut priguk yang bentuk dan warnanya menyerupai nasi, pun dijadikan daerah binaan untuk program one day no rice tersebut.  berkat kerjasama dengan daerah bina tersebut, bahan makanan non beras mulai diproduksi dan telah diperjual belikan di perbelanjaan ritel, hotel, dan restoran di kawasan Depok. Tidak hanya itu, di Depok tepatnya di 7 eleven, di simpang Raya Mang kabayan Cost  juga telah menyediakan menu setiap hari Senin

Tidak hanya pelaku produksi umbi dan jagung saja yang berperan dalam program ini, pelaku seni dan pelaku konveksi baju juga digunakan sebagai media pencanangan program one day no rice. Beberapa media dijadikan ajang sosialisasi program ini mulai dari kaos hingga baju batik yang didesain khusus yang menggambarkan pisang, keladi, terigu dan jagung.

[AndriIdaman / HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)