Naas, TKI Tercebur Ke Laut Gara-Gara Selfie Di Atas Kapal

Naas, TKI Tercebur Ke Laut Gara-Gara Selfie Di Atas Kapal

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Nasib malang dialami oleh seorang TKI (Tenaga Kerja Indonesia) yang bekerja di Malaysia, yaitu Bahar yang berumur 45 tahun. Dia adalah warga Bone, Sulawesi Selatan. Bahar adalah salah satu penumpang KM Thalia jurusan Nunukan – Pare-Pare yang mengalami nasib sial ketika hendak mengabadikan momen kepulangannya ke Bone dengan berfoto selfie di atas Kapal yang dia tumpangi. Kejadian itu bermula manis ketika Bahar sedang asyik berfoto selfie di atas kapal, tapi musibah datang ketika Bahar terpeleset karena keasyikan berfoto dan tercebur ke laut.

“Yang saya dengar, dia itu penumpang yang berasal dari Tawau. Seorang TKI mau pulang kampung. Dia asyik foto-foto di atas kapal. Mundur, mundur eh terpeleset. Saya lihatnya ada buruh yang waktu itu juga langsung nyebur untuk nolongin. Tapi kemudian yang muncul hanya buruhnya saja. Saya tidak begitu tahu kelanjutannya bagaimana. karena waktu itu juga saya buru-buru pulang ke rumah,” ungkap Murni, salah seorang warga yang juga sempat melihat kejadian naas tersebut, Rabu (29/10/2014).

Kepala Badan  SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Nunukan Okta Fianto yang mendapatkan laporan atas kecelakaan itu langsung berupaya dan sigap melakukan pencarian. Menurut Okta, tepat pada pukul 15.00 Wita pihaknya telah menerima laporan kecelakaan yang menimpa seorang penumpang kapal KM Thalia yang jatuh ke laut. “Info yang kita terima adalah berasal dari KPLP, Pak Robert. Beliau mengatakan bahwa ada seorang penumpang KM Thalia yang jatuh. Namanya Bahar, warga Bone. Korban terjatuh pada pukul 15.00 Wita di bagian belakang kapal,” ujar Okta Fianto.

Setelah 6 Jam, belum ada juga kepastian nasib Bahar. Okta selaku kepala Basarnas belum bisa memastikan apakah jasad Bahar telah ditemukan atau belum. “Ada info yang berasal dari warga bahwa Bahar sudah ditemukan. Namun, untuk kebenaran berita, belum bisa dipastikan. Kami belum bisa melakukan kroscek karena kondisi sudah malam dan berisiko,” kata Okta. Dari kejadian ini tentu kita bisa belajar tentang suatu hal, bahwa dimanapun kita berada hendaknya untuk selalu berhati-hati, karena musibah bisa saja kapan terjadi.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: