Keresahan Warga RW 9 Kelurahan Tugu Karena Drainase

Keresahan Warga RW 9 Karena Drainase

HarianDepok.com – Berita – Cimanggis , Pembangunan sejumlah drainase di jalan lebak kelurahan tugu dan berkecamatan cimanggis ini kembali hancur membuat warga RT 06/ RW 09 menjadi gusar terhadap pekerjaan kontraktor drainase tersebut. Dari sejumlah pantauan yang telah dilakukan proyek gorong-gorong untuk drainase sepanjang 300 meter ini telah memakan dana sebesar 200 juta rupiah itu dengan mudahnya hancur lebur kembali dikarenakan mutu yang dari kualitas gorong-gorong tersebut amatlah rendah. Hancurnya drainase ini menimbulkan lubang-lubang yang bisa saja membahayakan para pengguna jalan yang berlalu lalang. Bisa saja mereka terperosok masuk kedalam lubang pada malam hari.

Pengerjaan saluran air ini dianggap tidak sesuai dengan desain yang telah dibuat sebelum pembangunan dimulai, mutu dari bahan yang digunakan bukanlah bahan yang standar digunakan untuk membuat drainase, sehingga ketahanannya sangatlah buruk dan akan rusak dengan sangat cepat. Pernyataan tentang ketahanan drainase tersebut diungkapkan oleh Ketua RT 06/ RW 09 kelurahan Tugu, bapak Muhammad Cecep. Pak Cecep juga menambahkan jika dalam melakukan pembangunan drainase, kontraktor menggunakan cara “kucing-kucingan” guna melakukan pembangunan. Mereka hanya akan melakukan proses pembangunan dikala warga tidak ada yang mengawasi serta melakukan pembangunan di malam hari sehingga mutu bahan tidak bisa dibedakan.

Di kesempatan lain, H. Edy Husen yang menjadi ketua RW 09 mengatakan bahwa dirinya tidak pernah mengusulkan adanya pembuatan drainase atau saluran air di jalan lebak tersebut pada musrenbag LPM tugu. Yang H. Edy Husen usulkan hanyalah permintaan untuk memperbaiki jalan lebak yang telah rusak parah dan membahayakan jika tidak dilakukan renovasi jalan. Untuk pembangunan drainase, beliau mengungkapkan tidak meminta hal tersebut.

Pak edy sendiri mengatakan para warga juga tidak ada yang mengusulkan, namun ketika perintah turun, mereka menerima lantaran pembuatan drainase juga akan memberikan efek baik kepada lingkungan mereka. Namun ketika mereka mengetahui hasilnya, warga termasuk ketua RW mengatakan lebih baik pembangunan tersebut tidak dilakukan karena malah menimbulkan mara bahaya bagi warga sekitar. Pembangunan ini malah menimbulkan keresahan bagi warga karena drainase ini lebih mirip perangkap bagi warga daripada saluran air.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok