14 PKL Terjerat Tipiring Karena Berjualan Di Trotoar

14 Pkl Terjerat Tipiring Karena Berjualan Di TrotoarHarianDepok.com – Berita, Seperti yang telah diketahui bersama jika fungsi umum dari trotoar sendiri adalah sebagai tempat pejalan kaki bukan sebagai tempat berjualan. Maka tidak heran jika mereka dikategorikan melakukan pelanggaran karena menggunakan tempat tidak sesuai dengan fungsi semestinya. Dengan keberadaan para PKL (pedagang kaki lima) yang berjualan di sekitar trotoar tentunya sangat mengganggu para pejalan kaki, dimana biasanya trotoar merupakan area bebas bagi pejalanan kaki namun malah difungsikan sebagai tempat jualan.

Pengadilan negeri depok kembali disibukkan dengan gelaran pengadilan terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh sejumlah pedagang kaki lima yang melakukan pelanggaran tindak pidana ringan (Tipiring) karena berjualan di trotoar. Sebanyak 14 pedagang kaki lima tersebut melanggar Perda Nomor 16 Tahun 2012 mengenai pembinaan dan pengawasan ketertiban umum. Mereka tertangkap sedang berjualan di trotoar Jalan Nusantara yang notabene merupakan tempat yang di khususkan untuk para pejalan kaki. Oleh karena itu mereka diharuskan untuk menerima hukuman dari pelanggaran yang mereka lakukan tersebut.

Mereka ini adalah para pedagang kaki lima yang berjualan di beberapa tempat yang dilarang seperti trotoar dan juga di badan jalan Nusantara Jalan Raya Depok 1. Hal itulah yang dikatakan oleh Yamrin Madina, Kepala Bidang Penegakan peraturan Perundangan Satpol PP Kota Depok pada sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) yang digelar oleh pihak pengadilan setempat telah mengumpulkan denda sebanyak Rp 1.789.000. denda tersebut diperoleh dari para PKL yang terjaring dan jumlahnya pun bervariasi antara Rp 75.000, Rp 100.000, Rp 150.000, bahkan Rp 300.000 dengan biaya gelar perkara sebesar Rp 1.000.0000.

Sidang tipiring ini digelar dengan kerjasama antara polisi, pengadilan dan kejaksaan, serta PPNS Kota Depok yang dibawah koordinasi langsung oleh Bidang penegakan peraturan Satpol PP dan Bidang keamanan dan Ketertiban Satpol PP Kota Depok. Dengan adanya sidang ini, diharapkan nantinya akan menimbulkan efek jera bagi mereka dan juga bagi para pedagang kaki lima lainnya agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

[AndriIdaman / HD]

author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)