Kabar Gembira Bagi Penggemar Royal Enfield Di Indonesia

Kabar Gembira Bagi Penggemar Royal Enfield Di Indonesia

HarianDepok.com – Otomotif – Motor , Bagi anda yang termasuk penggemar motor lawas produksi inggris, terutama merek Royal Enfield akan semakin mudah untuk mendapatkan motor tersebut karena PT. Rizky enerji Indomotor (REI) sudah mengantongi ijin oleh prinsipal yang ada di India sebagai importir resmi di Indonesia. Bahkan rumor yang telah beredar menyebutkan jika tidak menutup kemungkinan perusahaan tersebut menjadi pemegang mereknya.

Tanpa pemberitaan sebelumnya, tiba-tiba saja PT. Rizky enerji Indomotor (REI) telah berpartisipasi di kustomfest 2014 yang belum lama ini telah diselenggarakan di kota yogyakarta sebagai pengisi both. Semuanya dipamerkan dalam kondisi baru dan masih mulus, punya nilai price list yang tinggi dan dapat menarik perhatian banyak pengunjung. Bagi para pengunjung yang berminat bisa langsung membawanya pulang dikarenakan motor yang dipamerkan dalam kondisi ready stock. Menurut Agung Sofiandi, salah satu tim pengembang dari Royal Enfield mengatakan “sejak awal masuknya di desember 2013 lalu hingga saat ini, sebanyak 80 unit lebih yang telah terjual padahal promosi yang kita lakukan hanyalah dari mulut ke mulut.

Royal Enfield sendiri merupakan salah satu merek motor terkenal asal Inggris yang kemudian di tahun 1995 dibeli oleh pengusaha kaya asal India. Yang menjadi ciri khas dari motor ini adalah desain dan rasa klasik yang ditimbulkan. Bahkan ciri khas tersebut masih dipertahankan sampai sekarang. Sampai saat ini motor tersebut hanya diproduksi di Oragadam, India, chenai kemudian di ekspor secara utuh ke berbagai belahan dunia.

Untuk sejarahnya bisa sampai di Indonesia sendiri Andi kembali mengatakan jika pada tahun 2012 yang lalu, dia bersama teman-temannya tengah melakukan perjalanan menuju Himalaya. Untuk keperluan pendakian gunung dengan predikat sebagai gunung tertinggi di dunia ini, mereka menggunakan motor dengan merek Royal enfield rakitan India sebagai sarana transportasi. Setelah cukup lama memakai motor tersebut maka dirasa kekuatan dan fleksibilitasnya mampu memikat hatinya serta seluruh peserta pendakian tersebut sehingga tercetus sebuah ide untuk mendatangkan motor ini ke Indonesia sebagai lahan bisnis.

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: