Analisis: Pelantikan Jokowi Tak Akan Ganggu Nilai Rupiah

 Analisis: Pelantikan Jokowi Tak Akan Ganggu Nilai Rupiah

HarianDepok.com – Bisnis , Peresmian presiden terpilih Joko Widodo tidak diharapkan untuk mempengaruhi nilai tukar rupiah. Analis Monex Investindo Futures Yohanes Ginting mengatakan bahwa bahkan jika rupiah mengalami keuntungan, itu akan menjadi salah satu yang terbatas.

“Keuntungan rupiah sudah diwakili dalam perdagangan pekan lalu ketika Jokowi bertemu dengan Prabowo,” ujarnya kemarin.

Menurut Yohanes, pasar tidak melihat ke depan untuk upacara pengambilan sumpah. Investor lebih pada melihat keluar untuk komposisi kabinet, menunggu untuk melihat siapa yang akan memegang posisi kunci untuk perekonomian Indonesia, seperti menteri untuk urusan ekonomi, menteri keuangan, dan energi dan menteri infrastruktur.

Pasar juga masih menyangkut lebih dari efektivitas Jokowi di parlemen, karena DPR didominasi oleh kubu Prabowo.

Hari ini, Yohanes diperkirakan rupiah bergerak di kisaran 12.100 sampai 12.200 per dolar AS. Pasar juga akan menunggu rilis data GDP China dirilis pada Senin malam waktu setempat. Jika perekonomian China tumbuh lebih tinggi dari yang diharapkan, rupiah berpeluang menguat ke sekitar 12.000 per dolar AS, namun tidak ada yang lebih rendah.

Setelah melonjaknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) oleh 77,33 poin (1,56 persen) ke 5.028,95 bps, efek Jokowi diperkirakan akan terus berlanjut hari ini.

Helen Vincentya, kepala peneliti di Mega Capital Indonesia, mengatakan officiation pemerintahan baru dapat disangkal akan membangun kembali harapan investor terhadap kinerja ekonomi yang lebih baik dan pembangunan. “Efek Jokowi akan kembali hari ini,” katanya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)