150 Desa di NTT Mengalami Kekeringan

150 Desa di NTT Mengalami Kekeringan

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dari dari Badan Penanggulangan Bencara NTT melaporkan sebanyak 150 Desa di NTT mulai mengalami kekeringan. Hal ini dikarenakan hujan tak kunjung turun.

“Data dari Badan Penanggulangan Bencana NTT (BPBD), 150 desa di 15 kabupaten terkena kekeringan,” ucap Ketua BPBD NTT, Tini Thadeus kepada awak media, kemarin. Kekeringan ini disebabkan oleh musim kemarau berkepanjangan di daerah tesebut. Di desa Timur Sumbawa, kasus kelaparan juga dilaporkan.

Pemerintah setempat telah melangkah dengan memberikan bantuan berupa air bersih yang didistribusikan di 10 desa di satu kabupaten. Pemerintah provinsi NTT juga telah membangun dua sumur artesis di Kabupaten Sumba Tengah dan Kabupaten Sikka.

Menurut Tini, NTT BPBD hanya menerima dana sebesar Rp 4 miliar dari pemerintah pusat untuk mengatasi kekeringan di daerah tersebut.

“Dana yang disetujui mencapai Rp7 miliar, tetapi hanya Rp 4 miliar telah dicairkan, ini untuk membantu warga yang terkena dampak kekeringan,” katanya.

Dalam hal kelaparan di Sumba Timur, pemerintah daerah belum menerima bantuan dari pemerintah provinsi, tambahnya.

“Bupati masih memiliki kewenangan untuk mendistribusikan 100 ton beras. Dan kami juga masih menunggu,” Samungnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa musim hujan di Nusa Tenggara Timur diharapkan pada akhir Desember.

“Kekeringan ini kami prediksi berakhir pada Desember nanti, sebab hujan akan mulai turun,” tulis BMKG,

[NurMungil/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: