Memaksa Minta Sumbangan di Depok, WNA Filipina Ditangkap Polisi

Memaksa Minta Sumbangan di Depok, WNA Filipina Ditangkap Polisi

HarianDepok.com – Berita – Beji , Dua warga negara asing dari Filipina terpaksa berurusan dengan polisi, karena meminta sumbangan dengan cara memaksa di daerah Universitas Indonesia (UI), Depok.

Masing-masing adalah Rolando Sangrios (20 tahun) dan John Billy (25 tahun). Kedua warga Filipina ini akhirnya di gelandang ke Mapolresta Depok. Rupanya, mereka sudah melakukan tindakan ini sejak lama.

Kasus ini ditemukan setelah petugas menerima laporan varian Andika Varian Tjahjadi (21 tahun), salah seorang mahasiswa semester lima dari UI yang mengaku mejadi korban dari pemalakan yang dilakukan pelaku. Modus, kedua pelaku meminta sumbangan unutk Yayasan yang ada di Jakarta.

“Setelah kami cek Yayasan Sejahtera Anak Indonesia yang disebut-sebut pelaku terletak di  Wisma Tanah Merah, Tanah Tugu Selatan, Jakarta ternyata tak ada. Selain itu, keduanya juga menyalahi visa kunjungan. Mereka memang sering meminta sumbangan di jalan dengan kedok seperti itu, katanya  untuk amal,” ucap Ni Gusti Ayu dari Kapolsek Beji, Jumat 17 Oktober 2014.

Selain telah berhasil mengamankan pelaku, petugas dari kepolisian juga berhasil menyita barang bukti berupa uang sumbangan dengan nilai Rp. 719.000, visa dan kartu sumbangan yang ternyata hanya akal-akalan dari pelaku.

“Barang bukti berupa uang sumbangan dengan nilai Rp. 719.000, visa dan kartu sumbangan yang ternyata hanya akal-akalan dari pelaku,” sambung Ayu.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kedua WNA ini kemudian digiring ke Mapolresta Depok. Petugas sempat kerepotan ketika menahannya lantaran keduanya tak bisa berbahasa Inggris.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)