WNA Asing Yang Ditangkap di Depok Mengaku Hanya Transit

WNA Asing Yang Ditangkap di Depok Mengaku Hanya Transit

HarianDepok.com – Berita – Sukmajaya , Polisi bekerjasama dengan Kantor Imigrasi Depok menahan sembilan warga Irak yang menyewa dua rumah di Jalan Rokan V, Bhakti Jaya, Sukmajaia, Depok. Penangkapan tersebut dilakukan pada Rabu sore (15/10) lalu.

“Mereka hanya datang dan menyewa dua hari sebelumnya,” kata ketua RT 07 Triono Basuki.

Adanya imigran tersebut spontan menarik perhatian masyarakat setempat, karena mereka adalah tanda-tanda yang mencurigakan.

“Mereka datang dari konflik di Irak, dan itu benar.”  Sambungnya.

Agus Widodo dari Kepolisian Sukamajaya mengatakan polisi pergi ke rumah kontrakan setelah menerima laporan dari masyarakat. Menurut dia, delapan dari sembilan orang yang memiliki dokumen resmi dari Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR). Dokumen tersebut dikeluarkan oleh PBB bagi pada korban konflik ISIS.

“Salah seorang adalah warga negara Australia,” kata Agus.

Kepala Imigrasi Depok, Arief Munandar mengatakan para pencari suaka dari Irak yang membuat Indonesia sebagai tempat transit. Tujuan utama mereka adalah ke Australia.

“Mereka adalah satu keluarga,” katanya.

Menurut Arief, dari sembilan orang yang saat ini ditahan, salah satunya memiliki paspor Australia yang sebenarnya berasal dari Irak dan sudah beremigrasi ke Australia.

“Dia yang membantu saudara-saudaranya ke Australia dengan dokumen UNHCR,” kata Arief.

Untuk sementara waktu, mereka akan dibawa ke Kantor Imigrasi Depok menunggu selesainya pemeriksaan kewarganegaraannya.

“Setelah itu, mereka boleh melanjutkan perjalanan,” tutup Arief.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: