Seminggu Digusur, PKL Balik Lagi Ke Terminal Depok

Seminggu Digusur, PKL Balik Lagi Ke Terminal Depok

HarianDepok.com – Berita , Pasca sepekan dilakukan penggusuran, sejumlah pedagang  kembali dengan menjual barang-barang mereka di terminal Depok. Hal ini terpaksa dilakukan karena para pedagang tidak memiliki tempat untuk mendapatkan rezeki.

Sebagian besar dari mereka kembali untuk mencari nafkah di terminal Depok. Ade, salah satu pedagang mengatakan bahwa ia harus kembali karena kurangnya pemahaman tentang penyewa dan tidak tahu haru dimana lagi untuk menyambung hidup.

“Ya, apa lagi? Saya punya tiga anak dan perlu makan. Jika tidak jualan, kami tidak makan. Kami yang PKL ini saja mana ada relokasi, uang ganti rugi saja tak ada,” katanya di Kamis, (16/10).

Meskipun larangan penjualan terpampang di hampir setiap jalan terminal sudut kios di antara reruntuhan, tetapi tampaknya Ade tidak peduli dan banyak produsen lain. Mereka bahkan mengakui bahwa dia tidak peduli tentang jumlah petugas kepolisian kota yang bisa mengusirnya kapan saja.

“Tidak takut ah, lagi pula, kami membayar preman di sini. Rp 5000 dan Rp 2000 untuk sampah. Tapi saya tak tahu itu siapa, saya pikir orang terminal juga,” kata Ujang

Ujang dan Ade adalah segelintir kecil dari mereka yang bergantung pada terminal tersebut. Beberapa dari mereka bahkan mengklaim tidak hanya kehilangan mata pencaharian, tetapi juga kehilangan tempat tinggal.

Ya, selain kios dan warung, bahkan ada kontrakan yang digusur oleh petugas.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)