Dua Kapal Tanker Disita Petugas Bea dan Cukai Sumatera Selatan

Dua Kapal Tanker Disita Petugas Bea dan Cukai Sumatera Selatan

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Dua kapal tanker minyak dengan bendera Papua New Guinea dan Mongolia telah disita oleh Bea Cukai Sumatera Selatan. Sekitar 440 kilo liter minyak mentah dari penyadapan ilegal disita, sementara kapal tanker dan  15 awak ditahan di Bea Cukai Palembang.

Kepala Bea Cukai Sumatera Selatan, R. Fadjar Donny, mengatakan bahwa baik tanker atau ‘pengiriman tak disertai dengan dokumentasi yang tepat pada saat penangkapan. Dia menghitung bahwa kerugian negara adalah sekitar Rp3 miliar.

“Para tanker memuat minyak di Sumatera Selatan, sebelum ditangkap sekitar Muara Musi pada waktu yang berbeda,” kata Fadjar, Kamis,(16/10).

Kapal tanker yang disita adalah M.T. A. Ardinata, dengan bendera Guinea dan MT Hitam Blade dengan bendera Mongolia. MTA Adinata tertangkap di perairan Karang Ular pada tanggal 3 Oktober, sambil membawa 40 kilo liter minyak mentah, sedangkan MT Hitam Pisau tertangkap di daerah yang sama, dengan patroli yang sama, pada tanggal 11 Oktober, sambil membawa 400 kilo liter minyak mentah, dari ‘kapasitas maksimum dari 800 kilo liter.

Penyelidikan awal menunjukkan bahwa bendera asing sering diangkat di atas kapal tanker untuk mengelabui petugas penjaga pantai. Karena tanker tidak dimuat dengan kapasitas pada saat penangkapan mereka, para pejabat Bea Cukai percaya bahwa tanker harus berencana untuk mengunjungi pelabuhan lain untuk mengisi tanker hingga ‘kapasitasnya.

“Mereka mengangkat bendera asing di kapal tanker, meskipun diawaki sepenuhnya oleh kru lokal,” kata Horas M. Baja, Kepala Investigasi dan Penegakan di Palembang.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok