WNA Yang Ditangkap di Depok Mengaku Korban ISIS

WNA Yang Ditangkap di Depok Mengaku Korban ISIS

HarianDepok.com – Berita – Sukmajaya , Aparat kepolisian bersama petugas imigrasi yang menangkap sembilan orang imigran asal Timur Tengah, mengaku sudah mencurigai gelagat dari salah seorang imigran. Kesembilan WNA ini ditangkap di sebuah rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat penampungan di Sukamajaya, Depok.

Kepada polisi, salah seorang di antara mereka bernama Illa Qasim Jawad asal Irak yang merupakan warga Australia, dengan paspor Australia mengakui bahwa tujuan mereka singgah di Depok adalah untuk mengungsi. Mereka mengaku sebagai korban dari perang melawan kelompok ISIS.

“Mereka mengatakan bahwa mereka adalah korban perang negara melawan ISIS yang kini sedang terjadi,” ujar Kompol Agus Widodo dari Kapolsek Sukmajaya, Rabu (15/10).

Justru, sambung Kompol Agus, keberadaan mereka ini dikhawatirkan malah akan membuat perkampungan Irak di Depok yang ilegal. Polisi telah mengantisipasi jangan sampai keberadaan mereka malah akan menyebarkan adanya paham ISIS di Depok.

“Untuk melakulan pendalaman lebih lanjut pada kasus mereka, maka seluruh Warga Negara Asing ini kami serahkan kepada pihak Imigrasi,” ucapnya.

Polisi pun telah memeriksa kesesuaian dari dokumen surat UNHCR, paspor dan kondisi factual lainnya. Juga memeriksa tiga orang saksi yakni ketua RT dan beberapa orang di lingkungan setempat.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi, dan sejauh ini mereka baru beberapa hari tinggal di Depok. Karena curiga makannya kami tangkap,” tutupnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: