Koalisi Merah Putih Tolak Perekrutan Sri Mulyani

Koalisi Merah Putih Tolak Perekrutan Sri Mulyani

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Seorang anggota Partai Golkar mengatakan bahwa koalisi Merah-Putih (KMP) akan sangat menentang jika Joko Widodo merekrut mantan menteri keuangan Sri Mulyani dalam kabinetnya.

Bambang Soesatyo, wakil bendahara Partai Golkar, yang merupakan bagian dari KMP, di Jakarta mengatakan bahwa perekrutan Sri Mulyanis hanya akan menampilkan ketergantungan pada pihak asing.

“Penunjukannya sebagai menteri akan membuktikan ketergantungan kita pada organisasi-organisasi asing terutama pada Dana Moneter Internasional (IMF) dan Bank Dunia,” katanya di gedung parlemen.

Bambang menekankan bahwa komitmen Sri Mulyani untuk menjual utang Indonesia pada biaya tinggi dikhawatirkan akan membuat kabinet Jokowi-JK terjebak dalam utang seperti pemerintah saat ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono jika merekrut Sri Mulyani.

Mengklaim bahwa KMP adalah benteng terakhir dari kedaulatan ekonomi diIndonesia, Bambang menyatakan jika Mulyani direkrut, koalisi akan sangat menentang.

“Jika memang benar bahwa Sri Mulyani akan direkrut sebagai anggota kabinet atau penasihat, itu berarti pihak asing, terutama IMF dan Bank Dunia, telah memainkan peran. KMP akan melawan jika benar, “katanya.

Dia mengatakan Jokowi harus membuktikan bahwa ia dan pihak pendukungnya akan mendukung masyarakat lokal dan tidak memprioritaskan kepentingan asing.

Bambang juga menyebutkan tuduhan tentang keterlibatan IKM dalam kasus Bank Century.

“Ada kasus yang tertunda yang melibatkan Sri Mulyani. Kami masih menunggu Komisi Pemberantasan Korupsi untuk datang dengan status hukum Boediono (wakil presiden) sebagai kasus Boediono terkait dengan Sri Mulyanis,” kata dia.

Sebelumnya dilaporkan bahwa wakil presiden terpilih Jusuf Kalla telah bertemu dengan Sri Mulyani, yang merupakan direktur eksekutif Bank Dunia di Washington DC, pada pertengahan Agustus 2014.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok