Rusunawa Berusia 8 Tahun di Depok Tak Laku

Rusunawa Berusia 8 Tahun di Depok Tak Laku

HarianDepok.com – Berita – Tapos , Tak tersedianya akses sarana transportasi angkutan umum membuat Rusunawa Depok  yang terletak di Kampung Banjaran Pucung, Cilangkap, Tapos, kurang diminati warga Depok.

“Oleh karena itu, kami membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin menyewa rusun tersebut. Jika yang kemarin kurang peminat, jadi sewakan saja bagi yang berminat,” kata Kania Parwanti selaku Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Kota Depok, pada Selasa (14/10).

Rusunawa yang telah dibangun oleh pihak Kementerian Pekerjaan Umum itu, sambung Kania, tidak akan lagi dikhusukan bagi warga Depok yang tak mampu, namun juga untuk warga luar Depok yang kebetulan bekerja di Depok.

Kania menambahkan, sebelumnya syarat bagi calon penyewa adalah warga Depok asli, dengan menunjukkan KTP serta slip gaji dengan berpenghasilan sedikit. Sekarang, warga yang tak punya KTP Depok namun bekerja di Depok dapat menempati rusunawa dengan sistem harga sewa.

Rusunawa yang telah berumur 8 tahun tersebut tidak terlalu laku karena tidak ada akses angkutan umum ke jalan utama di Jalan Raya Bogor. Dari tiga tower, hanya satu tower saja yang telah terisi. Setiap tower memiliki 4 lantai dan 96 unit kamar.

Di tower A yang sudah bisa dihuni sejak 2006, baru diisi 49 kamar dari 96 unit. Selebihnya, masih kosong. Harga sewanya sendiri hanya berkisar Rp 150.000 sampai Rp 250.000/bulan.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: