Depok Kian Tak Ramah Bagi Pengusaha Kecil

Depok Kian Tak Ramah Bagi Pengusaha Kecil

HarianDepok.com – Berita , Iwan Agustiana selaku Ketua UMKM Kota Depok, menganggap sektor UMKM sulit tumbuh di Depok. Penyebabnya adalah adanya regulasi yang dinilai mematikan semangat sektor industri.

Menurutnya, Perda Kota Depok No 17 tahun 2011 soal Izin Gangguan dan Retribusi memberatkan para pengusaha kecil.

“Perda tersebut cukup mengganggu wirausaha,” kata Iwan, Selasa (14/10).

Iwan juga menambahkan tak semua pengusaha UMKM yang membangun usaha akan mengganggu ketertiban. Akan tetapi perda tersebut seperti mengesankan semua pendirian usaha bakal memunculkan gangguan pada lingkungan, ekonomi dan social di sekitar lingkungan usaha.

“Banyak dari anggota kami yang usaha kecilnya tak mengganggu di daerah lingkungannya sama sekali,” katanya.

Apalagi, saat pengusaha akan membuat izin domisili usaha, banyak oknum yang minta retribusi ilegal, dari tingkat RT tetangga sampai kelurahan. Iwan sendiri pernah menghabiskan dana sekitar Rp. 500 ribu hanya untuk membayar retribusi ilegal tersebut.

“Para pengusaha kecil bakal kehabisan modal kalau harus menghabiskan dana sebesar itu cuma untuk mengatur masalah perizinan,” katanya.

Catur Sri Astuti  selaku Kepala Bidang Perindustrian Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Depok, mengaku bahwa perda itu memang cukup menghambat laju perkembangan UMKM di Depok.

Akan tetapi, ia melanjutkan, adanya perda tersebut adalah baik dalam menertibkan dan melindungi lingkungan.

“Perda tersebut pada dasarnya dibuat untuk mengatur pelaku usaha supaya tak berdiri di lingkungan yang memiliki potensi dapa merusak ketertiban dan lingkungan di areanya,” katanya.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)