Korea dan Jepang Dominasi Pasar Konstruksi Indonesia

Korea dan Jepang Dominasi Pasar Konstruksi Indonesia

HarianDepok.com – Properti , Ketua Layanan Badan Pengembangan Konstruksi Nasional (LPJKN) Tri Widjajanto mengatakan kontraktor asing telah mendominasi pasar jasa konstruksi di Indonesia. Saat ini, Tri mengatakan, ada total dari 294 perusahaan konstruksi asing yang beroperasi di Indonesia.

“Perusahaan-perusahaan konstruksi sebagian besar Jepang dan Korea,” kata Tri pada Senin, 13 Oktober 2014. Ia juga menambahkan bahwa perusahaan-perusahaan konstruksi asing sering terlibat dalam proyek-proyek besar.

Menurut Tri, saat ini terdapat 6,9 juta pekerja konstruksi asing di Indonesia, mulai dari konsultan untuk pekerjaan konstruksi. Ekspor Konstruksi account untuk 10 persen dari total angka, tenaga kerja terampil account untuk 30 persen, dan sisanya adalah pekerja tidak terampil.

Jumlah perusahaan konstruksi asing relatif lebih rendah daripada yang lokal. Saat ini, ada 110.665 perusahaan konstruksi lokal, yang terdiri dari 104.912 konstruktor dan 5763 konsultan. Namun, hanya 72.169 dari mereka yang bersertifikat.

Pada bulan Agustus, Badan Pengawas Konstruksi kepala Kementerian Pekerjaan Umum Hediyanto Husaini mengatakan Kementerian Pekerjaan Umum sedang merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 5/2011 tentang izin bagi perusahaan asing. Pemerintah akan memberlakukan kebijakan ketat untuk kontraktor asing yang beroperasi di Indonesia.

“Kami tidak pernah berniat untuk memberikan perusahaan asing proses yang sulit. Kami hanya ingin memiliki kontraktor asing dengan kualitas yang lebih tinggi dengan system ini. Tentu tak akan merugiakan siapa pun,” kata Hediyanto.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok