Rusunawa Depok Kini Sudah Tak Layak Huni

Rusunawa Depok Kini Tak Layak Huni

HarianDepok.com – Berita – Tapos ,  Awal tahun 2012 lalu, sudah 49 kepala keluarga menempati rusunawa Kota Depok. Hanya saja, rusunwa di kelurahan Cilangkap ini belum layak huni. Senin (13/10), Aris Wijayanto yang merupakan petugas UPT Rusunawa Depok,   menuturkan saat di jumpai di lokasi rusunawa.

“Masalah yang paling berat adalah ketidakadaan transportasi umum di sini,”

Hal tersebut juga yang menjadi alasan Nur Mahmudi yang merupakan Wali Kota Depok batal meresmikan hunian tersebut pada 2013 lalu.

Lantai empat bangunan tersebut juga memprihatinkan dan menajdi tidak layak huni sebab platfon rusak serta bocor parah. Selain itu juga minimnya fasilitas air, kurangnya penerangan jalan umum dan bangunan kurang terawat.

“Lantai 4 belum dapat digunakan karena palfonnya hancur dan bocor,” Tutur Aris.

Ketidakadaan akses transfortasi umum dan buruknya bangunan menjadikan sejumlah orang enggan tinggal di rusun tersebut. Alfian Daman (45 th) penghuni rusunawa, mengungkapkan bahwa setiap bulan dia harus mengeluarkan Rp 300.000 untuk biaya ojek menuju Jalan Raya Bogor dari rusunwa.

Suparyano, Wakil Ketua II DPRD Kota Depok Suparyono mengungkapkan akan menyampaikan permasalahan tersebut ke pemerintah Depok. Akan tetapi, Gandara Budiana yang merupakan Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok menyatakan pembuatan akses angkot ke rusunawa sulitditindak lanjuti karena akses di kawasan tersebut jarang adanya penumpang. Gendara Budiana malah melimpahkan permasalahan pada keberadaan para tukang ojek motor di kawasan tersebut. “Tidak bisa sembarangan sebab banyak tukang ojek. Semisal dipaksakan justru terjadi keributan,” tuturnya.

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: