Pakar Ekonomi AS Peringkatkan Indonesia Soal Pengelolaan SDA

Ekonom AS Peringkatkan Indonesia Soal Pengelolaan SDA

HarianDepok.com – Bisnis , Pakar ekonomi, pemenang Nobel Joseph Stiglitz E, telah memperingatkan Indonesia untuk mengelola sumber daya alamnya dengan hati-hati, peringatan terhadap eksploitasi oleh perusahaan pertambangan mengusulkan “kontrak buruk” yang akan menempatkan pemerintah pada posisi yang kurang menguntungkan.

Stiglitz, yang menyarankan para pemimpin AS Barack Obama dan Bill Clinton pada kebijakan ekonomi, memperingatkan para pembuat kebijakan Indonesia terhadap “asimetri informasi” selama negosiasi ulang kontrak pertambangan, dengan pemerintah sangat rentan terhadap transaksi yang tidak adil dan eksploitasi bisnis berlebihan.

Situasi bisa terjadi karena sebagian besar negara berkembang cenderung memiliki pemahaman yang terbatas dari operasi penambangan, kata Stiglitz, yang memenangkan Hadiah Nobel di bidang ekonomi pada tahun 2001 untuk teori pasar dengan informasi asimetris.

“Misalnya, banyak kontrak mengatakan jika harga komoditas turun, negara harus memberikan diskon, tetapi jika harga naik, perusahaan mendapatkan untuk menyimpan semua keuntungan,” katanya dalam sebuah seminar ekonomi di Nusa Dua, Bali, Sabtu.

“Ada ide di mana banyak perusahaan pertambangan harus mengungkapkan semua transaksi keuangan dengan negara-negara berkembang, dan tidak semua terkejut ketika banyak perusahaan tidak seperti itu,” tambah Stiglitz, yang juga seorang profesor ekonomi di Columbia University.

Di antara raksasa pertambangan yang beroperasi di Indonesia saat ini mendekati akhir kontrak mereka Freeport McMoran Copper & Gold. Inc, yang mengoperasikan dunia tambang emas terbesar di Grasberg, Papua.

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)