Penyesalan Roy Keane Tidak Meninggalkan MU Di Penghujung Karirnya

Roy Keane

HarianDepok.com – Sepakbola – Liga Inggris , Mantan pemain MU dan kini menjadi legenda hidup Manchester United Roy Keane, mengakui bahwa dirinya sangat menyesal tidak hengkang dari Manchester United dan bergabung dengan klub di luar Inggris di penghujung karir sepakbolanya.

Gelandang bertahan asal Republik Irlandia tersebut yang kini berkaris sebagai pelatih tersebut mengakhiri karirnya di United pada tahun 2005. Perpisahannya pun juga cukup tak mengenakkan karena ia terpaksa pindah setelah berselisih paham dengan Sir Alex Ferguson.

Keane pun mengungkapkan bahwa dirinya mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan tim-tim elit di penjuru Eropa. Real Madrid, Juventus dan Bayern Munich termasuk tim yang berminat memakai jasanya. Ia pun menyesal tak mengambil kesempatan tersebut.

“Di penghujung karir saya, saya berharap, mungkin saja, saya hengkang ke luar negeri. Entah apakah ketika itu kontrak saya sudah habis bersama United dua kali atau jika saja saya tahu apa yang akan terjadi pada akhirnya,” beber Keane pada para reporter dalam peluncuran otobiografinya yang berjudul The Second Half di Dublin.

“Jika saja saya tahu mereka akan memperlakukan saya seperti itu, saya bakal berpetualang keluar negeri. Saya mendapat kesempatan untuk hengkang dan bermain di klub lain, entah apakah itu untuk Bayern, Juve atau Madrid,” keluhnya lagi.

Penyesalan yang di ungkapkan Keane tidak memninggalkan Mu di penghujung karirnya membuat kini merasa menyesal, perlakuan atas mempermalukan dirinya membuat ia kini merasa menyesal sekali ungkap Keane dalam peluncuran bukunya.

[NandaRiskiawan/HD]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten