Pemkot Depok : Para pedagang ini ilegal

Pemkot Depok: Para pedagang ini illegal

HarianDepok.com – Berita , Lebih dari 200 kios dan lapak para pedagang di Terminal Depok akhirnya berhasil digusur paksa oleh aparat Satuan Polisi Pamong Praja (SatpolPP), Rabu (8/10) kemarin.

Para pedagang pun hanya bisa terdiam sambil melihat lapak mereka dalam mencari nafkah akhirnya hancur berkeping-keping.

“Kami di sini belasan tahun, kami juga menjaga tempat ini dengan aman. Bisa dicek kok, terminal mana yang paling aman dan bersih se-Jabodetabek. Lagi pula, kami ini warga negara yang jelas, punya KTP dan taat pada aturan,” ungkap Juniar, salah satu pemilik kios.

Tidak jelasnya soal ganti rugi dan relokasi, membuat sejumlah pedagang sempat histeris berteriak saat bangunannya digusur petugas. Akan tetapi, lantaran ada 1.600 aparat gabungan yang ikut mengamankan proses pembongkaran, para pedagang ini pun akhirnya hanya bisa pasrah.

“Kami juga selalu membayar uang sewa. Nah, sewa ini baru habis 2018 nanti. Kenapa sudah digusur? Di mana letak keadilannya coba?,” terangnya.

Namun, hal yang dikatakan pedagang tersebut disanggah oleh Pemkot Depok. Mereka berpendapat, justru malah para pedagang itu sendiri tinggal secara ilegal ditanah milik Pemkot Depok.

“Para pedagang ini illegal. Meskipun mareka sudah sewa kontrak dengan kontraktor terminal, Ike Sornarja. Tapi sebetulnya, bangunan atau kios mereka tak boleh dikontrakkan. Ini aset Pemkot depok yang dilimpahan dari Bogor,” jelas Fadly selaku Kasi Aset DPPKA Kota Depok.

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok